Categories
Berkebun

Cara Membuat Pohon Bonsai untuk Pemula, Gampang Loh!

Cara Membuat Pohon Bonsai untuk Pemula, Gampang Loh!

Cara Membuat Pohon Bonsai untuk Pemula – Popularitas tanaman bonsai di Tanah Air nampaknya tidak pernah redup. Hal ini membuat tanaman bonsai menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

Namun, semua ini tidak didapatkan secara instan. Kamu membutuhkan kesabaran dan pengetahuan yang baik untuk bisa merawat dan memelihara bonsai agar bertumbuh subur.

Berikut kita akan membagikan cara membuat bonsai yang  mudah untuk pemula. Yuk disimak..

1. Memilih Tanaman yang Tepat 

Jenis tanaman bonsai berasal dari bagian tanaman yang dikembangbiakan dengan metode setek, cangkok, okulasi, serta enten.

Namun, tidak semua tanaman dapat dijadikan bonsai. Tanaman yang bisa dijadikan bonsai di antaranya adalah tanaman dikotil dan memiliki usia panjang, seperti bonsai pohon serut.

Hal terakhir dalam memilih tanaman yang tepat untuk cara membuat bonsai adalah bentuk aslinya harus indah. Ciri tanaman indah yang ideal dijadikan bonsai adalah memiliki daun yang rindang, bunga yang cantik, atau jenis batang yang menarik.

2. Memahami Media Tanam Bonsai 

Keterbatasan ukuran wadah tanam membuat bonsai memiliki persediaan nutrisi yang terbatas juga. Dengan demikian, dalam cara membuat bonsai, media tanam memiliki peran yang sangat penting untuk kelangsungan hidup bonsai.

Selain itu, supaya bonsai tumbuh semakin subur, jangan lupa untuk menggunakan pupuk yang berkualitas baik. Pilihlah pupuk kandang dari kotoran kambing yang sudah matang dalam cara membuat bonsai ini.

3. Menanam dan Memelihara Bonsai 

Pada tahap selanjutnya dalam cara membuat bonsai ini, kamu bisa menanam batang tanaman yang akan dijadikan bonsai pada pot.

Lapisan atas media tanam harus subur dan gembur, tapi tidak boleh lebih dari 35 cm. Sementara itu, lapisan keduanya harus bersifat lunak dan mampu menyalurkan air dengan baik, sedangkan pada lapisan ketiga biasanya dicampur bebatuan yang kedap air.

Selain itu, pot bonsai sebaiknya diletakan di tempat yang teduh, tidak terkena banyak angin, dan jauh dari jangkauan anak atau hewan peliharaan. Saat memberinya air, gunakan penyiram tanaman berupa alat semprot supaya lebih mudah mengontrol jumlah air.

4. Cara Membuat Bonsai Menjadi Bentuk yang Diinginkan 

Membuat bonsai menjadi bentuk yang diinginkan kamu bisa memulainya saat batang bonsai sudah kuat dan mulai bertumbuh.

Bentuklah kerangka dasar atau bayangan bentuknya terlebih dulu. Setelah itu, gunakan bantuan kawat, tali raffia, gunting dahan, pisau, dan tang.

Potonglah bagian ranting yang tidak diinginkan, lalu ikatkan ranting lainnya dengan kawat dan arahkan sesuai keinginan. Konsepnya hampir mirip dengan menggiring tanaman merambat yang menggunakan tiang-tiang.

5. Menyempurnakan Bentuk Bonsai 

Bentuk bonsai yang sempurna umumnya didapat setelah bertahun-tahun. Bonsai yang sempurna dinilai dari keseimbangan bentuk, yang artinya ukuran bunga dan batang bonsai seimbang bagaikan tanaman aslinya. Daun-daunnya pun harus rindang dan lebat.

Categories
Berkebun

Aktivitas Berkebun yang Cocok untuk Balita di Luar Rumah

Aktivitas Berkebun yang Cocok untuk Balita di Luar Rumah

Aktivitas Berkebun yang Cocok untuk Balita di Luar Rumah – aktifitas berkebun bukan hanya dapat di lakukan oleh orang dewasa saja. Kita juga dapat menerapkannya pada balita juga loh.

Rasanya mungkin sedikit aneh untuk mengajak balita berkebun ya, tapi, sebenarnya ada begitu banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh balita saat dia menghabiskan waktu di luar ruangan dan dekat dengan alam, seperti meringankan stres, menumbuhkan rasa ingin tahu.

Cukup menyiapkan peralatan berkebun mini yang sesuai dengan usianya, lalu ajak balita berkebun dengan melakukan beberapa aktivitas ini.

pasti bisa membayangkan kan, betapa senangnya perasaan balita saat dia bisa memanen dan memakan sayuran yang sudah dia tanam sendiri?

Sayuran atau buah seperti tomat ceri, strawberry, baby carrot, atau lobak adalah pilihan yang tepat dan rasanya juga disukai oleh balita.

Sebagai alternatif, Moms juga bisa mengajak balita menanam bunga yang cepat mekar seperti asterazalea, atau snapdragon.

Ukuran halaman di rumah sangat kecil dan sulit untuk ditanami berbagai macam sayuran?

Jangan khawatir, membuat lubang biopori tidak membutuhkan lahan yang luas dan cukup dengan menggunakan alat sederhana yang biasanya bisa dipinjam dari kantor kelurahan setempat.

Agar lebih seru, kita juga bisa bercerita tentang berbagai kegunaan biopori, seperti meningkatkan daya resap air agar tidak banjir ketika turun hujan besar, dan menangani limbah rumah tangga dengan menjadikannya makanan bagi organisme yang ada di dalam tanah.

Untuk yang tinggal di apartemen, jangan merasa sedih karena tak bisa mengajak balita berkebun.

Coba minta balita mencari mainan yang sudah tidak terpakai dan bisa digunakan sebagai pengganti pot, seperti truk mainan, sepatu boots hujan yang sudah kekecilan, atau wadah playdoh.

Selanjutnya, ajak balita memasukkan tanah dan menanam benih didalamnya.

Letakkan di dekat jendela agar terkena sinar matahari dan ingatkan pada balita untuk menyiraminya setiap hari. Supaya aman, hindari menaruh pot mainan di balkon ya.

Ajarkan Menghias Kebun 

Mengajak balita berkebun tak melulu soal menanam dan menyiram. Agar terasa lebih menyenangkan dan membuat balita semakin sering mengunjungi kebun, anda juga bisa mengajak balita menghias kebun dengan berbagai hiasan seperti kincir angin, memasang fairy light, atau bahkan membuat teepee.

Psst, supaya hemat kita bisa membuat sendiri semua hiasan kebun yang diinginkan. Dengan berkreasi dan beraktivitas di alam bersama, hubungan ibu dan si kecil dijamin akan semakin erat.

Selain itu anda bisa mengajarkan dia menumbuhkan rumput grassheads alias kepala rambut saat masih kecil dulu? Nah, sekarang Moms bisa mengajak balita berkebun secara menyenangkan dengan bantuan hal yang sama.

Yang kita butuhkan hanya wadah atau pot, stocking tidak terpakai, bibit rumput atau kacang hijau, serta campuran tanah dan kompos.

Tutorialnya bisa ibu temukan internet, mulai dari yang berbentuk dasar, hingga yang unik menyerupai rumah, tikus, beruang, dan berbagai bentuk lain yang akan disukai balita.

Categories
Berkebun

Hal Seru Ketika Mengunjungi Kebun Teh Wonosari Malang

Hal Seru Ketika Mengunjungi Kebun Teh Wonosari Malang

Kebun Teh Nglinggo 758x493 - Hal Seru Ketika Mengunjungi Kebun Teh Wonosari Malang

Hal Seru Ketika Mengunjungi Kebun Teh Wonosari Malang – Kebun Teh Wonosari merupakan salah satu tujuan agrowisata yang ada di malang dan dikelola oleh pemerintah setempat.

Bahkan, objek wisata ini menjadi wisata agro teh yang paling populer di Jawa Timur! Buat kamu yang berkesempatan untuk berlibur ke Malang, Jangan lupa menyempatkan mengunjungi tempat ini.

Akses menuju kebun teh cukup mudah, kok. Selain kendaraan pribadi, kamu juga bisa naik angkutan umum dari terminal Lawang dengan jurusan Wonosari. Nah, kira-kira keseruan apa saja yang bisa dijumpai di kebun teh Wonosari? Yuk, simak ulasan lengkapnya!

1. Relaksasi diri dengan tea walk di kebun teh

Terletak di ketinggian antara 950-1.250 mdpl dengan temperatur sekitar 19-26 derajat Celcius, membuat kawasan kebun teh Wonosari memiliki hawa yang sejuk dan bebas dari polusi.

Kamu gak hanya dibikin relaks dengan segarnya udara di sini, tapi juga sekaligus dimanjakan dengan pemandangan hijau sejauh mata memandang.

Selain dapat mencium aroma wangi pucuk-pucuk daun teh muda, jangan ragu untuk bertegur sapa dengan para petani teh yang kebetulan sedang memanen di kebun.

2. Berburu spot Instagramable 

bukit kuneer malang - Hal Seru Ketika Mengunjungi Kebun Teh Wonosari Malang

Buat pengunjung millennial, apalagi yang dicari di obyek wisata kalau bukan spot-spot instagramble. Tenang, kebun teh ini punya fasilitas tersebut. Di beberapa sudut telah tersedia selfie deck dan terdapat jembatan kayu yang membelah salah satu sisi kebun.

Bahkan, kalau kamu pandai mengambil sudut foto, jalan-jalan setapak di sekeliling kebun teh juga bisa, lho, jadi sudut selfie yang kece. Terlebih kalau kabut tipis sedang menyelimuti area kebun. Dijamin foto kamu bakal terlihat lebih magis.

3. Menguji adrenalin di beberapa pilihan wahana bermain 

Berminat mencoba aktivitas yang lebih memacu adrenalin? Artinya, kamu wajib menjajal naik ATV, bermain paintball, meluncur dengan flying fox, atau menaiki wall climbing. Selain itu, kamu juga bisa menyewa kuda untuk berkeliling kebun teh. Wah, lengkap banget, kan?

4. Menyesap kenikmatan teh Wonosari di Tea House 

Berkunjung ke kebun teh Wonosari gak akan lengkap kalau belum mampir ke kedai tehnya yang bernama Tea House Wonosari. Lokasi Tea House masih di dalam komplek kebun teh, jadi kamu bisa dengan mudah menemukannya.

Di sini, kamu bisa memesan berbagai jenis seduhan teh yang merupakan hasil panen dari perkebunan teh Wonosari. Sebutlah teh hitam, teh hijau, dan white tea. Harganya? Dibanderol mulai dari Rp15.000-an saja, kok.

5. Mengintip proses pembuatan teh di Pabrik Teh Wonosari 

Setelah puas menikmati kecantikan hamparan kebun teh dan menyesap seduhan teh asli Wonosari, sebagai penutup kamu wajib mampir untuk menengok proses pengolahan teh di pabriknya langsung.

Disini  kamu bakal ditemani oleh seorang pemandu yang akan menunjukkan tahapan pembuatan teh dari sejak dipanen hingga siap dijual. Yang keren, teh Wonosari ini berkualitas internasional, lho. Peminatnya bahkan sudah sampai negara Timur Tengah. Patut berbangga, nih.

Categories
Berkebun

Jenis Tanaman yang Cocok di Halaman Rumah

Jenis Tanaman yang Cocok di Halaman Rumah

Jenis Tanaman yang Cocok di Halaman Rumah – Tidak dapat dipungkiri kalau keindahan halaman rumah pasti punya banyak pengaruh terhadap kondisi kejiwaan dan tingkat stres penghuninya. Sama seperti pepatah “Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang sehat”, maka halaman rumah yang indah juga menandakan penghuni rumah yang bahagia pula.

Siapa dari kamu yang suka gardening? Lebih dari sebagai hobi, ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari gardening, seperti mengurangi stres, memperindah dan membuat sejuk halaman rumah, hingga sebagai sumber penghasilan tambahan.

Gak harus di ladang atau sawah, kamu bisa memanfaatkan halaman rumahmu untuk menanam berbagai jenis tanaman. Buat kamu yang punya halaman rumah sempit, terutama di wilayah perkotaan, jangan khawatir karena kamu tetap bisa bercocok tanam dengan metode vertikultur, hidroponik, atau aeroponik.

Meskipun rumahmu berupa rumah sederhana yang tidak luas, ada baiknya kamu membuat taman kecil yang serba asri dan dipenuhi dengan warna-warni tumbuhan yang cantik.

Tanaman sayuran

Jenis tanaman sayuran juga bisa kamu pilih untuk ditanam di halaman rumah. Kamu bisa sekaligus memanen hasilnya dan bahkan bisa dijual ke orang lain kalau hasil panen tersebut melimpah.

Ada banyak pilihan jenis sayuran yang bisa kamu budidayakan dengan mudah. Pada iklim tropis, beberapa jenis sayuran tersebut misalnya kangkung, sawi, bayam, selada, pare, terong, kacang panjang, buncis, dan masih banyak lagi.

Sama seperti tanaman hias, tanaman sayuran bisa kamu tanam langsung di bedengan-bedengan tanah atau di pot. Buat kamu yang punya halaman rumah sempit di perkotaan, kamu bisa menanam berbagai tanaman sayuran dengan metode vertikultur, hidroponik, atau aeroponik.

Tanaman Buah

Tanaman buah juga bisa menjadi pilihan untuk kamu tanam di halaman rumah. Beberapa contoh tanaman buah yang sangat cocok ditanam pada iklim tropis yaitu mangga, rambutan, pepaya, jambu air, jambu biji, kelengkeng, jeruk, melon, semangka, stroberi, buah naga, pisang, anggur, dan masih banyak lagi.

Kalau kamu punya pekarangan rumah yang cukup luas, berbagai tanaman buah tersebut bisa kamu tanam langsung di tanah. Di pekarangan rumah yang lebih sempit, kamu tetap bisa menanamnya melalui metode tabulampot (tanaman buah dalam pot) menggunakan drum atau wadah tanam yang cukup besar. Untuk beberapa jenis tanaman buah yang gak memiliki kambium seperti stroberi, melon, dan semangka, kamu juga bisa menanamnya melalui metode vertikultur, hidroponik, atau aeroponik.

Tanaman obat

Tanaman obat atau sering disebut sebagai TOGA (tanaman obat dalam keluarga) juga bisa menjadi pilihan untuk ditanam di halaman rumah. Sesuai namanya, tanaman obat merupakan jenis tanaman yang bermanfaat sebagai obat-obatan herbal dan punya khasiat tertentu untuk mengatasi masalah kesehatan tertentu. Beberapa jenis tanaman obat yang bisa kamu pilih misalnya jahe, kunyit, temulawak, lidah buaya, kumis kucing, kemangi, cocor bebek, pandan wangi, dan lain sebagainya.

Categories
Berkebun

Suku Kampung Klaisiu Mulai Garap Lahan Berkebun

Suku Kampung Klaisiu Mulai Garap Lahan Berkebun

Suku Kampung Klaisiu Mulai Garap Lahan Berkebun – Kampung Klaisiu Distrik Gresi Selatan mulai membuka lahan berkebun sebagai mana sudah dicanangkan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw beberapa waktu lalu.

Kepala Distrik Gresi Selatan, Oktovianus Hirwa, menjelaskan, di Gresi Selatan ada empat kampung yang sudah mendapatkan alokasi dana masing masing 100 juta untuk program ketahanan pangan.
“Yang kami lihat sudah jalan ini kampung Klaisiu, disana ada enam suku dan mereka sudah siapkan lahannya untuk berkebun,” ungkap Oktovianus Hirwa, di Sentani Senin.

Dia mengatakan, dari 6 kelompok suku yang sudah menyiapkan lahan pertanian itu rata-rata mereka menggarap lahan masing-masing seluas 1 sampai 2 hektar per kelompok suku. Kata dia pelaksanaan kegiatan di lapangan tidak terlepas dari pendampingan pemerintah distrik. Bahkan melalui dana DPA 2020 pemerintah distrik juga telah membelanjakan sejumlah alat pertanian dan benih untuk dibagikan kepada masyarakat.

“Kami juga Salurkan alat-alat pertanian kepada masyarakat kampung yang sudah mulai membuka lahan pertanian dan juga ada beberapa jenis benih dan tanaman yang kami bagikan,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan untuk 3 Kampung lainnya saat ini sedang dalam persiapan untuk pembukaan lahan pertanian. Kampung kampung yang sudah mendapatkan alokasi dana dari pemerintah untuk program ketahanan pangan dalam rangka menghadapi pandemi covid 19 ini tetap dilakukan pendampingan dan pengawasan oleh pemerintah distrik dan juga masing-masing kampung.

“Ada juga berbagai jenis tanaman yang akan dibudidayakan tetapi sesuai dengan anjuran pemerintah bahwa kita kembali pada kekuatan lokal. Untuk jenis tanaman itu kami arahkan untuk menanam pangan jenis umbi-umbian, pisang dan sayur-sayuran dan buah buahan,” tambahnya.

Menurutnya, hibauan Pemerintah untuk kembali ke Kampung dan mengelolah sumber daya alam yang dimiliki di masing-masing Kampung sangat tepat, selain mewabah, covid 19 juga memberikan dampak postif bagi warga masyarakat yang harus tinggal di rumah, kembali ke kebun, tetapi juga ada banyak waktu yang dimanfaatkan bersama keluarga.

Pemerintah juga berharap suku klaisiu bisa memanfaatkan semua dengan baik. Dan bisa mengelola hasil dari perkebunan dengan bijak.

 

Categories
Berkebun

Manfaat Berkebun untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Manfaat Berkebun untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Manfaat Berkebun untuk Tumbuh Kembang Si Kecil – Jangan jadikan berkebun sebatas kegiatan orang tua di akhir pekan saja. Anda bisa mengajak si kecil untuk ikut “cangkul, cangkul, cangkul yang dalam menanam jagung di kebun kita”. Tidak harus spesifik menanam jagung, sih. Apa pun bibit yang Anda tanam bersama si kecil, Intinya tetap ada banyak manfaat berkebun untuk anak usia dini. Yuk, simak ulasan berikut ya..

1. Menumbuhkan minat makan sehat 

Membiasakan makan sehat harus dimulai sejak dini. Nah, di sinilah peran berkebun untuk mengenalkan dan menumbuhkan minat anak pada makanan-makanan sehat. Penelitian terbitan Growing Health Benefits Report menyatakan anak yang rajin diajak berkebun cenderung memilih buah dan sayuran sebagai camilannya.

Bahkan, penelitian yang diterbitkan di Journal of American Dietetic Association menemukan fakta bahwa anak-anak prasekolah cenderung makan buah dan sayuran dari hasil kebunnya sendiri dengan porsi lebih banyak, dibandingkan dengan buah atau sayur yang dibeli di pasar.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh 

Anda mungkin familiar mendengar kata yang berbunyi “Berani kotor itu baik”. Nah nyatanya, jargon tersebut ada benarnya. Anak yang jarang bermain di luar rumah cenderung lebih rentan terkena berbagai penyakit yang melemahkan sistem kekebalan tubuh. Misalnya asma, alergi, dan penyakit autoimun lainnya.

Mengajak anak berkebun bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk melatih daya tahan tubuh anak semakin kuat.  Dengan berkebun, anak akan bersentuhan langsung dengan tanah yang notabene menjadi “rumah” bagi bermacam-macam mikrobiota asing.

3. Mengasah motorik anak 

Berkebun termasuk aktivitas fisik yang sangat baik untuk mengasah kemampuan motorik anak. Saat berkebun, anak banyak terlibat dalam kegiatan yang melibatkan otot dan koordinasi tubuhnya.

Anak yang kemampuan motoriknya terus dirangsang akan tumbuh menjadi anak yang aktif. Dengan begitu, sirkulasi darah, pernapasan, dan postur tubuh pun menjadi semakin baik. Bahkan, merangsang kemampuan motorik anak juga membantu meningkatkan kreativitas dan kecerdasan anak secara keseluruhan.

4. Mengajarkan tanggung jawab

Berkebun mengajarkan anak akan pentingnya tanggung jawab dengan mengajarkannya langsung. misalnya, berkebun adalah kegiatan yang berkelanjutan. Anak akan diajarkan bahwa setelah menanam bibit, mereka harus terus merawatnya secara telaten sampai tiba waktunya panen. Agar membuahkan hasil, maka bibit yang telah ditanam perlu dirawat sedemikian rupa dan tidak bisa ditinggalkan begitu saja.

5. Mempertajam memori dan fokus 

Manfaat berkebun untuk anak yang lainnya ialah meningkatkan memori dan fokus. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Public Health, anak yang menunjukkan kecenderungan ADHD bisa lebih fokus saat berada di taman atau ruang outdoor serba hijau.

Selain itu, berkebun juga dapat meningkatkan kewaspadaan dan keterampilan kognitif si kecil. Pasalnya berkebun termasuk pekerjaan yang cukup kompleks sehingga membantu anak untuk tetap tenang dan fokus.

Categories
Berkebun

Bosan Selama Physical Distancing, Berkebun Bisa Jadi Solusinya

Bosan Selama Physical Distancing, Berkebun Bisa Jadi Solusinya

Bosan Selama Physical Distancing, Berkebun Bisa Jadi Solusinya – Pemerintah terus mengimbau masyarakat menerapkan Physical Distancing dan mengisolasi diri selama 14 hari di rumah guna memutus rantai penyebaran virus corona atau COVID-19. Namun, saat mengisolasi diri di rumah, masyarakat dihadapkan satu masalah, yaitu bosan.

Sebenarnya, ada cara yang bisa dilakukan untuk mengusir kebosanan kala Physical Distancing di rumah, yakni aktivitas bermanfaat. Salah satu aktivitas untuk mengusir kebosanan selama menjalani isolasi diri atau Physical Distancing di rumah adalah berkebun.

Hal ini memberikan manfaat dan mengusir kebosanan, terutama pekerja kantoran yang tidak memiliki aktivitas rutin di rumah.

“Banyak hal yang bisa dilakukan, misalnya menanam pohon di perkarangan rumah, itu bisa membantu mengendalikan emosi selama di social distancing,” kata Ketua Aliansi Telemedia Indonesia Prof. dr. Purnawan, M.Ph., P.Hd dalam keterangannya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu 29 Maret 2020.

Selain menanam di pekarangan rumah, kegiatan mengasuh cucu bagi orang usia lanjut juga bisa jadi aktivitas yang menyenangkan menghalau kebosanan di rumah. “Perhatikan cucu juga bisa,” katanya.

Kendati demikian, hal yang perlu diperhatikan adalah kesadaran kita bahwa kakek atau nenek punya kerentanan untuk terjangkit, sedangkan cucu biasanya tahan tetap bisa menjadi ‘carrier’ bagi orang di sekitarnya, sehingga penting tetap menerapkan Physical Distancing.

Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 meminta masyarakat tetap tinggal di rumah dan melakukan kegiatan produktif dengan bekerja, belajar dan beribadah dari rumah.

Selama di rumah, masyarakat diminta tetap menjaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona memutus mata rantai penularan penyakit Covid-19 itu.

Banyak manfaat bisa kita ambil dari kesimpulan yang diurai di atas. mencari kesibukan bukan hanya bisa berkebun saja. tapi bisa melakukan kegiatan positif lainnya. seperti berolahraga di rumah.

Oke guys semoga informasi di atas bermanfaat ya. terima kasih semuanya..