Categories
Perkebunan Tanaman Tanaman dan Bunga Tumbuhan

Fakta Unik dari Pohon Eukaliptus, Tumbuh Cepat dan Banyak Manfaatnya

Tumbuh Cepat dan Banyak Manfaatnya

Fakta Unik dari Pohon EukaliptusEukaliptus adalah salah satu jenis pohon yang sangat mudah untuk ditemukan di sejumlah hutan produksi Indonesia. Asal kamu tahu, sebagian besar spesiesnya juga asli Indonesia, lho. Dilansir laman Just Fun Facts, tanaman ini bisa setinggi 60 meter, bahkan Eucalyptus regnans bisa mencapai 99,6 meter. Sementara, usianya bisa mencapai 250 tahun!

Baca juga : Pengertian Umbi Batang, Cara Budidaya, dan Contohnya

Selain sebagai tanaman kayu keras yang banyak dimanfaatkan minyak esensialnya, apa kamu sudah tahu fakta unik lainnya dari eukaliptus? Dilansir laman Tree-coin dan Ambientbp, simak ulasan berikut, yuk!

Resprouter

Jika banyak tanaman membutuhkan air untuk bertunas, berbeda dengan eukaliptus. Tanaman tersebut memiliki kemampuan resprouting sebagai salah satu keunikannya. Eukaliptus dapat bertahan dari kebakaran dan tumbuh kembali secara vegetatif.

Api akan melelehkan resin yang membungkus benih eukaliptus. Setelah zat resin meleleh, benih akan terbuka dan melepaskan bijinya. Jadi, ketika terjadi kebakaran hutan yang membakar pohon eukaliptus, tunas-tunas tersebut akan tumbuh dan muncul daun serta cabang baru.

Mengurangi Kerusakan dari Kebakaran

Masih terkait dengan api, eukaliptus memiliki kanopi yang tinggi, sedikit, dan biasanya tidak memiliki cabang rendah. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk adaptasi eukaliptus untuk mengurangi kerusakan akibat kebakaran.

Dengan begitu, jaringan pertumbuhan yang vital dan daun tidak terjangkau oleh api. Batang pohonnya memang dapat terbakar, tapi kemampuan resprouting dapat memulihkan eukaliptus.

Tumbuh Super Cepat

Eukaliptus memiliki laju pertumbuhan yang supercepat dibandingkan dengan kayu keras lainnya. Hal ini membuat tanaman eukaliptus ramah lingkungan. Tanaman ini pada umumnya dianggap sudah matang dan siap dimanfaatkan pada usia 10 tahun setelah tanam.

Sementara, taman kayu keras lain bisa membutuhkan waktu selama 18-25 tahun. Namun, pertumbuhan yang cepat dan optimal pada eukaliptus hanya terjadi jika berada di daerah yang cukup air dan iklim tepat, baik tropis maupun subtropis.

Seluruh Bagian dari Pohonya Bermanfaat

Bunga eukaliptus tidak memiliki kelopak, tapi terdiri dari benang sari yang banyak. Penyerbukan alami dapat dilakukan karena memiliki konsentrasi cinole yang tinggi. Selain itu, tanaman ini dapat menghasilkan madu monofloral berkualitas tinggi.

Daun dan kulit eukaliptus mengandung cinole konsentrasi tinggi. Cinole merupakan senyawa organik cair yang tidak berwarna dan beraroma sangat kuat. Cinole bersifat antiseptik, antibakteri, dan antijamur. Biasanya, tanaman ini dimanfaatkan menjadi minyak esensial, salah satunya minyak kayu putih.

Sifat eukaliptus yang membutuhkan banyak air biasanya ditanam di daerah rawa dan rawan banjir sehingga dapat mengurangi genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk. Jadi, dapat mencegah malaria atau demam berdarah juga, nih.

Daunnya Dianggap Beracun

Daun eukaliptus mengandung cinole yang tinggi sehingga tidak semua hewan dapat mengonsumsinya. Hanya koala, glider, dan possum ekor cincin yang dapat bertahan dengan memakan daun eukaliptus. Sementara, serangga, burung, dan kelelawar hanya mengambil madu dari bunga eukaliptus.

Eucalyptus deglupta Salah satu Pohon Multiwarna

Spesies Eucalyptus deglupta atau biasa disebut rainbow eucalyptus merupakan jenis berbeda dari yang lainnya. Kulit pohon ini mengelupas setiap tahunnya dan menghasilkan warna-warna indah pada pohon. Berbeda dengan spesies lain yang mengelupas beberapa tahun sekali, jenis eukaliptus satu ini ada di Indonesia dan pernah trending, lho.

Itulah tadi keenam fakta unik pohon eukaliptus. Sekarang kamu sudah tahu, kan? Tidak hanya dimanfaatkan minyak esensialnya, tanaman ini juga juga memiliki warna yang indah.

Sumber : idntimes.com

Categories
Perkebunan Tanaman Tanaman dan Bunga Tumbuhan

Pengertian Umbi Batang, Cara Budidaya, dan Contohnya

Cara Budidaya Umbi Batang

Pengertian Umbi BatangUmbi batang (Tuber cauligenum) adalah batang yang tumbuh dan berkembang didalam tanah, dimana bagian ujungnya akan menggelembung menjadi umbi.

Sebenarnya umbi batang merupakan cadangan makanan bagi tanaman. Bagian permukaan umbi batang akan ditumbuhi sisik, sedangkan pada bagian kuncupnya akan membentuk mata tunas.

Baca juga : Manfaat Super dari Menanam Bunga Lavender di Rumah

Dengan demikian, pengertian umbi batang adalah akar yang berumbi, dimana akar ini dapat menumbuhkan tunas seperti pada batang tanaman secara umum.

Karena kemampuannya memunculkan tunas beserta akar, maka umbi batang sering dimanfaatkan oleh petani sebagai bahan vegetatif alami.

Klasifikasi ilmiah umbi batang adalah sebagai berikut.

Morfologi Umbi Batang

Daun

Umbi batang memiliki daun yang rimbun berbentuk oval meruncing. Tulang daun tanaman umbi batang menyirip.

Warna daun hijau, ada juga yang abu-abu dan merah dengan permukaan bawah daun membentuk bulu.

Daun umbi batang berfungsi sebagai tempat untuk mengolah makanan melalui proses fotosintesis.

Batang

Umbi batang mempunyai batang berongga berbentuk segiempat atau segilima. Tekstus batangnya agak keras, berwarna hijau tua dengan pigmen ungu.

Diameter batang kurang lebih 50 cm sampai 120 cm. Terdapat tiga bentuk batang pada live22 apk ios tumbuhan umbi batang, yaitu tegak, menjalar, dan menyebar.

Akar

Pada umumnya, akar umbi batang bersifat menjalar dengan ukuran yang kecil dan halus. Akar umbi batang berwarna putih dan memiliki kemampuan masuk ke dalam tanah hingga kedalaman kurang lebih 45 cm. Akar umbi batang biasanya menggerombol dengan kedalaman tanah sekitar 25 cm.

Bunga

Pada umbi batang berukuran cukup kecil dan biasanya berwarna merah, ungu, atau putih. Bunga umbi batang biasanya mengandung solonim. Solonim adalah senyawa dengan kandungan racun tinggi, sehingga berbahaya jika dikonsumsi.

Cara Budidaya Umbi Batang

Budidaya umbi batang meliputi tiga tahap, yaitu pemilihan bibit, penanaman, dan pemeliharaan.

Pemilihan Bibit

Bibit umbi batang dapat dipilih yang sudah tua dengan kualitas baik. Bibit yang baik berukuran cukup besar, yaitu pada bagian permukaan terasa halus dan tidak ada cacat.

Setelah dipilih, umbi batang diletakkan pada tempat yang sejuk dan lembab, serta terkena matahari yang cukup.

Diamkan selama dua minggu sampai umbi ditumbuhi tunas baru. Jika tunas sudah setinggi 5-10 cm, maka akar sudah mulai terbentuk dan tumbuh.

Penanaman

Sebelum penanaman bibit, terlebih dahulu dibuat saluran drainasi di sekitar lahan yang akan ditanami selebar 5-10 cm dengan kedalaman 5-10 cm. Hal ini bertujuan untuk menghindari banjir ketika penyiraman dilakukan.

Siapkan bibit umbi yang akan ditanam, dipilih yang sudah bertunas, tidak cacat, dan memiliki maksimal dua mata tunas. Jika lebih dari dua mata tunas, maka harus dipotong dan kelebihannya bisa ditanam terpisah.

Buat gundukan pada lahan yang akan ditanami dan juga lubang tanam. Jarak tanam dibuat sekitar 10-15 cm dengan kedalaman lubang 3-5 cm. Selanjutnya masukkan bibit umbi batang ke dalam lubang tanam dan timbun dengan tanah.

Perawatan

Perawatan umbi batang dapat dilakukan dengan penyiraman setiap pagi dan sore. Selain itu, beri pupuk organik setiap dua minggu sekali secara rutin. Jika diperlukan, lakukan pengendalian gulma dan juga hama penyakit.

Hal yang perlu diperhatikan selama perawatan, jika batangnya sudah tumbuh tinggi, maka selalu tambahkan gundukan tanah dan sisakan ujung tanaman setinggi sekitar 10 cm agar umbi tetap dapat tumbuh baik.

Contoh Umbi Batang

Berikut ini beberapa contoh umbi batang yang sering dibudidayakan di bidang pertanian.’

Kentang

Kentang (Solabum tuberosum) termasuk dalam ordo Solanales dan keluarga Solanaceae. Tanaman kentang berasal dari Amerika Selatan dan masuk dalam golongan perrenial berbentuk perdu.

Di negara asalnya, kentang dijadikan sebagai makanan pokok bagi sebagian besar penduduk. Kentang merupakan umbi-umbian penghasil karbohidrat sebagai sumber energi tubuh.

Ubi Jalar

Ubi jalar (Ipomoea batatas) adalah salah satu umbi-umbian yang kaya akan karbohidrat. Di beberapa daerah, umbi jalar disebut juga ketela rambat.

Ubi jalar termasuk dalam famili Convolvulaceae dan ordo solanales. Ada tiga jenis ubi jalar, yaitu ubi jalar ungu, ubi jalar kuning, dan ubi jalar merah. Ubi jalar sering dijadikan sebagai makanan pokok atau makanan pelengkap.

Bengkuang

Bengkuang merupakan umbi-umbian yang tidak membutuhkan banyak air. Tanaman bengkuang cocok untuk dibudidayakan pada kebun, tegalan, maupun lahan tadah hujan.

Bengkuang mengandung cukup banyak air, sehingga sangat baik untuk suplai cairan dalam tubuh. Selain itu, bengkuang juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Bengkuang mengandung air yang cukup banyak sehingga baik untuk suplai cairan dalam tubuh. Buah ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh serta banyak terdapat kandungan gizinya.

Demikian ulasan mengenai pengertian umbi batang, cara budidaya, dan contohnya. Semoga bermanfaat.

Sumber : amongguru.com

Categories
Tanaman Tanaman dan Bunga Tanaman Hias Tumbuhan

Manfaat Super dari Menanam Bunga Lavender di Rumah

Manfaat Super dari Rumput-rumputan herbal

Menanam Bunga Lavender – Selain sebagai tanaman hias, bunga-bunga tertentu akan memberikan manfaat lain ketika ditanam di rumah. Salah satu bunga yang penuh manfaat adalah lavender.

Bunga Lavender sendiri telah lama dikenal sebagai tanaman pengusir nyamuk. Bunga yang termasuk ke alam keluarga rumput-rumputan ini memiliki daun yang menyirip dan ditutupi oleh bulu-bulu halus. Umumnya, bunga lavender yang kita lihat berwarna ungu, padahal bunga ini juga memiliki warna lain lho, seperti biru, putih, dan kuning.

Baca juga : Fakta Unik dan Ilmiah Eceng Gondok, Berikut Ulasannya

Menanam bunga lavender pun cukup mudah. Bunga yang berasal dari wilayah dengan iklim sedang ini bisa ditanam di halaman ataupun di dalam rumah dengan menggunakan pot.

Rangkum manfaat lain bunga lavender selain sebagai tanaman hias:

Sebagai Pengusir Nyamuk

Bunga lavender telah lama dikenal sebagai tanaman pengusir nyamuk. Kemampuannya ini berasal dari aroma yang dikeluarkan olehnya. Aroma tersebut mengandung linalool dan linalyl asetat yang tidak disukai oleh nyamuk.

Nah, daripada Mama menggunakan obat pengusir nyamuk dengan bahan dasar kimia, cobalah manfaatkan bunga ini. Pastinya lebih aman untuk keluarga!

Sebagai Pengharum Alami

Bunga lavender termasuk bunga dengan aroma yang kuat. Satu pot kecil saja sudah mampu membuat penjuru ruangan terasa lebih harum. Letakan lah bunga lavender di ruang keluarga, acara kumpul-kumpul pun akan menjadi lebih menyenangkan.

Selain itu, Mama bisa mengekstrak bunga lavender dan mengolahnya menjadi sabun organik lho. Sabun bunga lavender pun akan membuat tubuh Mama wangi sepanjang hari.

Memberikan Efek Relaksasi

Tidak hanya wangi, aroma bunga lavender mengandung anti-neurodepresive. Alhasil, Mama akan merasa tenang dan relaks ketika menghirup aroma tersebut.

Nah, Mama bisa meletakan bunga ini di kamar tidur untuk membantu Mama beristirahat setelah melewati hari yang melelahkan.

Selain menenangkan, aroma bunga lavender bisa mengatasi stres, membuat Mama tertidur lebih cepat, bahkan mengatasi insomnia lho!

Dimanfaatkan untuk Merawat Tubuh

Bulu-bulu halus pada daun bunga lavender mengandung minyak esensial. Nah, Mama bisa mengekstrak minyak tersebut dan memanfaatkannya untuk merawat tubuh.

Ketika dioleskan dikulit kepala, minyak bunga lavender dapat membuat rambut tumbuh lebih lebat, mencegah kerontokan, mengatasi ketombe, hingga mengatasi kutu rambut lho, Ma.

Tidak hanya rambut, minyak bunga lavender juga bisa mengembalikan keseimbangan pH kulit ketika Mama mengoleskannya di kulit Mama.

Dikonsumsi Sebagai Teh

Apakah mama suka mengonsumsi teh di pagi atau sore hari? Jika Mama bosan dengan teh yang Mama minum, Mama bisa mencoba teh bunga lavender.

Jika diminum secara teratur, teh ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh, mendetoksifikasi, serta menyehatkan pencernaan dan pernapasan lho, Ma. Apalagi, bunga lavender mengandung senyawa polifenol. Senyawa ini mampu menangkal radikal bebas dan mencegah pertumbuhan sel kanker!

Itulah lima manfaat lain bunga lavender selain sebagai tanaman hias! Yuk, tanam bunga ini di rumah, Ma. Jangan lupa perhatikan cara menanam dan merawatnya agar bunga lavender yang Mama tanam dapat tumbuh dengan baik ya.

Sumber : popmama.com

Categories
Tanaman dan Bunga

Fakta Unik Wolffia, Tanaman Terkecil Didunia

Wolfia, Tumbuhan Unik Nankecil

Faktakeindahan alam di berbagai penjuru dunia tidak akan ada habisnya untuk dibahas. Tidak hanya pada keindahannya saja, tapi juga pada keunikannya. Salah satunya adalah dunia tumbuhan. Didunia ini ada banyak sekali jenis tanaman yang dapat kita jumpai, mulai dari tanaman yang beracun, ada juga tumbuhan terbesar dan terkecil didunia.

Baca juga : Pohon Terbesar di Dunia dengan Batang yang Besar

Bicara tentang tanaman atau tumbuhan terkecil, apa kamu tahu tanaman terkecil di dunia? Rekor tanaman terkecil di dunia dipegang oleh bunga Wolffia. Wolffia adalah tanaman tanpa akar yang memiliki ukuran yang sangat kecil dengan diameter sekitar 0,1 mm. Wolffia memiliki bentuk menyerupai bintik tepung jagung yang mengambang di atas permukaan air.

Karena hidup di air, tak heran jika Wolffia digolongkan ke dalam jenis tanaman air. Warna Wolffia didominasi dengan warna hijau kekuning-kuningan. Walaupun tak berakar dan berdaun, Wolffia dapat memekarkan bunga pada bagian permukaan atasnya. Bunga yang tumbuh diatas permukaannya pula memiliki satu benangsari dan satu putik.

Ukuran bunga ini sangat kecil, jadi untuk dapat melihat bunga Wolffia kamu harus menggunakan kaca pembesar maupun mikroskop. Walaupun tanaman wolffia berukuran sangat kecil, namun mereka tetap memiliki peran yang baik dalam kehidupan di bumi. Berikut 5 fakta unik Wolffia yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (2/9/2019).

Memiliki Banyak Spesies

Walaupun menjadi tanaman terkecil di dunia, Wolffia ternyata memiliki 11 spesies, yaitu Wolffia angusta, Wolffia arrhiza, Wolffia australiana, Wolffia borealis, Wolffia brasiliensis, Wolffia columbiana, Wolffia cylindracea, Wolffia elongata, Wolffia globosa, Wolffia microscopica, Wolffia neglecta.

Ukurannya

Guinness Book of World Records pernah mencatat bahwa wolffia jenis angusta adalah tanaman berbunga terkecil di dunia dengan ukuran panjang 0,6 mm dan lebar 0,33 mm. Namun, ada spesies wolffia lain yang mempunyai ukuran yang tak kalah kecil, yaitu Wolffia globose.

Wolffia globosa adalah genus terkecil yang dikenal juga sebagai duckweed. Tanaman ini merupakan tanaman asli yang berada di Asia dan juga ditemukan di beberapa negara bagian Amerika. Tanaman ini memiliki bentuk yang bulat, tidak beraturan dengan diameter sekitar 0,1 hingga 0,2 mm.

Berperan Sebagai pelindung Buni

Menurut International Lemna Association (ILA), wolffia memiliki dampak yang besar dalam melindungi bumi. Tanaman kecil ini dapat menjadi sumber makanan beberapa jenis hewan, seperti, bebek, burung air, dan ikan, serta dapat digunakan dalam makanan ayam, babi, dan sapi.

Seperti Liputan6.com lansir dari International Lemna Association, Rabu (2/10/2019) mengatakan bahwa wolffia memiliki potensi menjadi sumber bahan bakar terbarukan dan berkelanjutan untuk menggantikan bahan bakar fosil.

Tanaman ini juga dapat digunakan sebagai bahan dalam pembuatan bioplastik, karena mengandung sekitar 44 persen protein. Selain itu 40 persen dari tubuh tumbuhan ini memiliki protein yang sama dengan kedelai.

Bisa Dikunsomsi

Peneliti dari University of Jena, jerman mengatakan wolffia dapat dikonsumsi oleh manusia dan dapat digunakan untuk meredakan gejala defisiensi karena kekurangan gizi. Sedangkan di Asia tanaman ini biasanya digunakan untuk budidaya ikan dan pemurnian air. Selain itu tanaman ini juga dapat digunakan untuk memproduksi bio-ethanol.

Menjadi Menu Khas di Berbagai Negara

Selama ribuan tahun, Wolffia globosa telah menjadi menu di beberapa negara di Asia seperti Thailand, Kamboja dan Laos. Tanaman ini banyak disajikan di Asia dalam bentuk sup dan sebagai sayuran atau Omelet.

Sumber : liputan6.com

Categories
Tanaman dan Bunga

Tanaman Hias yang Beracun

Hias Tapi Beracun

Tanaman hias – Memiliki rumah yang asri adalah dambaan atau impian dari semua orang. Apalagi banyak tanaman dan pohon hias disetiap sudut semakin membuat rumah terlihat lebih sejuk.

Namun, dalam memilih tanaman hias tidak boleh sembarangan. Jangan hanya melihatnya dari tampilan fisik saja nama harus kita ketahui asal dan jenis tanaman tersebut agar tidak berdampak negatif pada kesehatan kita. Berikut nini akan kami sajikan beberapa jenis tanaman hias yang memiliki fisik indah namaun sanagt berbahaya untuk kesehatan:

Baca juga : Tips Cara Merawat Kaktus Rumahan

1. Tanaman Dolar
Tanaman Dolar adalah tanaman yang sering di tempatkan disudut rumah. Walaupun umumnya tanaman ini berada di sudut, namaun harus kita ketahui struktur tanaman ini karena hampir di setiap tubuhnya memiliki kandungan racun.

Sebuah penelitian terbaru mengatakan bahwa seluruh bagian dari tanaman dolar ini beracun karena mengandung senyawa oksalat, sehingga dapat menyebabkan kulit iritasi dan gatal-gatal.

2. Kuping Gajah
Kuping gajah sebagai tanaman hias termasuk ke dalam keluarga talas dan keladi LIVE22 APK DOWNLOAD yang menyimpan racun.

Walau bentuk dan warnanya sangat indah sebagai tanaman hias, namun daun kuping gajah dapat menyebabkan dinding saluran pernapasan membengkak bahkan menutup jalan masuk dan keluarnya udara.

Hindari juga anak-anak dari tanaman hias ini, si Kecil yang senang bereksplorasi bisa saja menggosok dau kuping gajah ke tangannya. Padahal ini akan menyebabkan kulitnya gatal dan seperti ada sensai terbakar.

Daun tanaman hias ini apabila sampai tertelan dapat memicu terjadinya pembengkakan pada lidah dan mulut. Dalam jangka panjang, efeknya dapat mengakibatkan kesulitan bernapas.

Cantik Tapi Beracun

3. Bunga Lily

Bunga Lily juga termasuk dalam jenis tanaman indah namun memiliki racun yang berbahaya. Kesannya yang indah dengan tampilan khas elegannya dapat membuat siapa saja mudah terkecoh.

Menurut sebuah penelitian dari US Food and Drug Administration mengatakan bahwa bunga lily tidak hanya indah, namun Hemerocallis bisa membahayakan hewan peliharaan.

Saat peliharaan Mama di rumah berusaha untuk menjilat atau memakan daun bunga lily walau sedikit dapat berdampak negatif karena menyebabkan sakit perut dan muntah-muntah.

Tanamamn yang Paling Banyak diburu Namun Juga Beracun

4. Lidah Mertua
Salah satu njenis tanaman hias yang cukup populer dan digemari banyak orang yaitu lidah mertua.

Jika diperhatikan bentuknya, lidah mertua memiliki bentuk seperti pedang. Walau terlihat indah perlu disadari bahwa tanaman hias ini beracun, meskipun kadar racunnya tidak terlalu tinggi.

Efek samping yang bisa ditimbulkan dari tanaman ini bisa memicu muntah-muntah dan diare.

5. Sri Rejeki
Sebagai tanaman hias sering disebut sebagai daun bahagia. Daun bahagia ini jug termasuk dalam tanaman yang paling banyak di buru orang untuk dijadikan tanaman hias dirumah.

Namun, mungkin banyak yang belum menyadari bahwa tanaman hias ini mengandung getah beracun pada bagian daun serta batangnya. Terdapat kalsium oksalat yang terkadung di dalam batang dan daunnya, sehingga menyebabkan gatal-gatal pada bagian bibir dan lidah. Bahkan sri rejeki bisa mengakibatkan kejang-kejang.

Ada baiknya jauhkan tanaman ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan untuk meminimalisir terjadinya segal risiko buruk.

Itulah beberapa penjelasan mengenai tanaman hias beracun yang perlu Mama sekeluarga waspadai. Usahakan untuk tetap berhati-hati saat sudah membeli dan merawatnya ya.

Sumber : popmama.com