Categories
Tanaman Tanaman Hias Tumbuhan

Jenis Tumbuhan Parasit Perusak Tanaman yang Harus Diwaspadai

Jenis Tumbuhan Parasit Perusak Tanaman

Jenis Tumbuhan Parasit Perusak TanamanTumbuhan parasit adalah tumbuhan yang kehadirannya merugikan bagi tumbuhan lain dan sudah seharusnya disingkirkan segera mungkin.

Menjengkelkan sekali kan bila melihat banyak tumbuhan parasit menyerang tumbuhan di rumah, apalagi bila itu tanaman hias.

Baca juga : Jenis Tumbuhan yang Bermanfaat untuk Kesehatan Tubuh

Mereka hidup menumpang dan menyerap saripati makanan dari tumbuhan inangnya.

Hal ini tentu saja membawa dampak buruk yang merugikan yang bisa membuat tanamn inangnya kekurangan nutrisi hingga mati.

Tumbuhan parasit bisa menyerang apa saja, baik itu tanaman liar, tanaman budidaya, dan bahkan tanaman hias.

Oleh karena itu, kehadiran tanaman hias sudah seharusnya dibasmi agar tak semakin merugikan.

Berikut ini beberapa jenis tumbuhan parasit perusak tanaman yang harus diwaspadai.

Benalu

Benalu di beberapa tempat disebut juga sebagai pasilan atau kepasilan.

Tanaman parasit ini memiliki nama latin Loranthus dan berasal taupier.net dari famili Loranthaceae yang terdirid ari tumbuhan semak bercabang tinggi.

Ada juga benalu dari genus Dendrophthoe, Macrosolen, dan Scurrula yang merupakan parasit tanaman perdu dan berbagai pohon lainnya.

Sebaran benalu dari satu pohon ke pohon lainnya dilakukan dengan bantuan burung yang memakan biji benalu lewat kotorannya.

Cendana

Berbeda dari jenis tumbuhan parasit sebelumnya, pohon cendana merupakan pohon semi parasit yang banyak disukai orang.

Hal itu dikarenakan tanaman ini menghasilkan kayu yang bermanfaat dan bernilai ekonomi tinggi serta minyak atsiri yang sangat wangi.

Pohon cendana seperti juga jenis parasit lainnya hanya dapat hidup dengan bantuan dari tanaman lainnya yang menjadi tanaman inang.

Beberapa tanaman inang yang biasa dimanfaatkan pohon cendana di antaranya cabai besar, turi, mangga, beringin, hingga pinus.

Padma Raksasa

Tak disangka, ternyata bunga raflesia yang merupakan bunga terkenal di dunia asal Indonesia ini adalah sebuah tumbuhan parasit.

Bunga bernama latin Rafflesia Arnoldi ini memiliki sekitar 12 jenis yang tersebar di kawasan Asia.

Untuk bertahan hidup, bunga ini banyak menyerap zat hijau daun atau klorofil dari tumbuhan di sekitarnya.

Meskipun begitu, jenis Rafflesia padma yang ada di Jawa banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku jamu dan ramuan kecantikan.

Anggrek Sarang Burung

Ternyata, tak semua jenis pohon anggrek yang indah dan bermanfaat karena ada juga jenis anggrek yang justru merugikan.

Jenis anggrek yang dimaksud adalah anggrek sarang burung yang termasuk dalam salah satu jenis tumbuhan parasit.

Sematan sarang burung pada jenis anggrek ini muncul karena bentuk akarnya yang memang berbelit-belit seperti sarang burung.

Demi menyambung hidup dan memoles keindahannya, anggrek ini menyerap zat hijau dari sekelilingnya.

Tali Putri

Tumbuhan parasit terakhir ini adalah jenis parasit yang paling sering ditemui di sekitar kita.

Tali putri dapat menyerang tanaman jenis apapun, namun yang paling sering dijadikan inang biasanya adalah jenis tanaman pagar.

Anda bisa dengan mudah mengenali tali putri karena bentuknya yang bulat, memanjang seperti mie yang merambat dan membelit tanaman inangnya.

Oleh karena itu, jika melihat kemunculan tali putri pada tanaman pagar Anda, sebaiknya basmi segera agar tak semakin merugikan.

Sumber : 99.co

Categories
Tanaman Tanaman Hias Tumbuhan

Jenis Tanaman Air untuk Aquascape yang Super Cantik

Aquascape yang Super Cantik

Tanaman Air untuk Aquascape – Ada berbagai jenis tanaman di dunia dan salah satunya adalah jenis tanaman air. Mengutip dari Wikipedia, jenis tanaman air adalah tanaman yang dapat menyesuaikan diri untuk hidup pada lingkungan perairan, baik air tawar maupun air asin atau air laut. Seperti namanya, tanaman air menggantungkan hidupnya pada air, bukan sekadar pada kawasan tanah dengan air yang menggenang, apalagi kering. Tanaman ini tumbuh dengan lebih baik pada kondisi tanah dengan kandungan air yang normal.

Baca juga : Fakta Unik dari Pohon Eukaliptus, Tumbuh Cepat dan Banyak Manfaatnya

Jenis Tanaman Air

Ada beberapa jenis tanaman air yang perlu kamu ketahui. Semuanya berdasarkan pada letak tanaman itu pada perairan yang didiaminya. Ada jenis tanaman yang mengapung hingga tenggalam di dalam air.

Emergent plant

Emergent plant adalah tanaman air yang tumbuh di dalam perairan namun sebagian tubuhnya berada di atas permukaan air. Jadi, dapat dikatakan kalau setengah tubuhnya berada di dalam air, dan setengah lainnya berada di atas air. Jenis tanaman air ini berkembang karena daun dapat melakukan proses fotosintesis lebih baik di atas air ketimbang di bawah permukaan air. Juga, terhindar dari persaingan dengan jenis tanaman lain yang berada di ekosistem sama.

Bagian utama tumbuhan yang berada di permukaan air umumnya adalah bunga s128 deposit via pulsa dan bagian tumbuhan lainnya yang berkaitan dengan kegiatan reproduksi. Jenis Emergent plant ini memungkinkan penyerbukan oleh angin atau serangga. Salah satu contoh tanaman ini adalah alang-alang.

Floating-leaved

Floating-leaved merupakan jenis tanaman air dengan akar yang berada di dalam air, namun nggak menancap ke bagian dasarnya. Akar tanaman jenis ini berada di dalam air untuk menyerap air. Sedangkan bagian daunnya kokoh mengambang di atas permukaan air untuk menyerap sinar matahari. Jenis tanaman air ini dapat kamu temukan pada perairan air tawar atau air laut. Contoh umum tanaman air jenis ini adalah lili air.

Submerged plant

Submerged plant adalah jenis tanaman dengan keseluruhan bagian tanaman berada di bawah permukaan air, seperti akar yang menancap dan tumbuh kuat pada dasar air dan daun yang berada di dalam air. Daun dari jenis tanaman ini umumnya tipis dan nggak lebar. Contoh umum tanaman air dari jenis submerged adalah hydrilla.

Free-floating

Free-floating merupakan jenis tanaman air yang kamu temukan pada permukaan perairan tanpa akar yang menancap atau tumbuh di dasar air, ataupun di dalam air. Jenis tanaman air ini mudah tertiup angin dan menyediakan tempat berkembang biak untuk nyamuk. Contoh tanaman dari kelompok ini adalah apu-apu (water lettuce).

Empat jenis tanaman air ini dapat kamu temukan pada perairan air tawar atau air laut. Juga, beberapa di antaranya dapat kamu tempatkan dalam akuariuam rumah, loh! Biasanya, tanaman air tersebut dikenal dengan sebutan jenis tanaman air aquasapace.

Jenis Tanaman Air Aquaspace

Jenis tanaman air aquaspace adalah jenis tumbuhan yang sering diletakkan dalam akuarium. Nggak hanya berfungsi sebagai hiasan, tanaman ini juga sering digunakan sebagai tempat tinggal ikan peliharaanmu. Sama seperti tanaman lainnya, tanaman akuarium ini membutuhkan karbondioksida untuk melakukan proses fotosintesis. Jadi, letakkan tabung karbon dioksidan dekat tanaman tersebut untuk mengalirkan gas CO2 pada tanaman itu.

Ada beberapa jenis tanaman air aquaspace yang dapat kamu jadikan hiasan dalam akuariummu. Apa saja?

Hygrophila Difformis

Juga dikenal dengan nama Water Wisteria, tanaman ini dapat tumbuh dengan cepat dan nggak membutuhkan perawatan yang sulit. Hygrophila Difformis dapat tumbuh pada suhu air 23-28 derajat Celcius. Tanaman air ini pun hanya membutuhkan pencahayaan yang sedang sehingga mudah untuk dirawat, dan cocok digunakan sebagai karpet pada akuarium

Aponogeton Ulvaceus

Aponogeton Ulvaceus merupakan tanaman air asal Madagaskar. Dedaunannya nampak memelintir sehingga unik dan dapat mempercantik tampilan akuarium. Tanaman ini dapat tumbuh mencapai ketinggian 60 cm sehingga cocok sebagai hiasan belakang akuarium. Tanaman air ini pun nggak membutuhkan perawatan yang sulit sehingga siapapun dapat merawatnya dengan mudah.

Hemianthus Callitrichoides

Memiliki daun-daun yang sangat kecil, Hemianthus Callitrichoides merupakan tanaman akuarium yang menjadi favorit penggiat aquaspace. Tanaman ini juga dikenal dengan istilah Dwarf Baby Tears. Karena tumbuh lebat dan banyak, tanaman ini cocok digunakan sebagai dasar akuarium. Perawatannya pun tergolong mudah, Dwarf Baby Tears ini cocok dengan suhu sekitar 22-23 derajat Celcius. Namun perlu diingat kalau tanaman ini tumbuh mengikuti arah cahaya. Jika akuariummu memiiki pencahayaan yang kurang baik, tanaman ini akan berusaha tumbuh mengikuti cahaya yang datang dari arah manapun.

Eleocharis Parvula

Nama lainnya nggak jauh berbeda dengan poin sebelumnya, yaitu Dwarf Hair Grass. Tanaman ini tumbuh dengan cepat dan dapat tumbuh di sekitar batu, mengelilinginya dengan indah. Suhu yang cocok untuk Eleocharis Parvula adalah 22-25 dearajat Celcius. Tanaman ini dapat tumbuh dengan cahaya yang sedang. Namun, ia akan tumbuh dengan lebih baik jika mendapatkan cahaya yang lebih banyak.

Cabomba Caroliniana

Berasal dari Amerika Selatan, Cabomba Caroliniana merupakan jenis tanaman air aquaspace yang tumbuh cepat pada suhu sekitar 15-26 derajat Celcius. Tanaman ini pun hanya membutuhkan cahaya dan karbon dioksida sedikit sehingga cocok diletakkan pada bagian tengah akuarium.

African Water Fern

African Water Fern merupakan jenis tanaman aquaspace yang dapat hidup tanpa perlu pencahayaan yang tinggi. Tanaman ini pun dapat hidup pada suhu 22-27 serajat Celcius. Tampilannya yang unik dan cantik menjadikannya cocok sebagai latar belakang akuariummu.

Masih ada banyak jenis tanaman air aquaspace lainnya yang dapat mengisi dan menghiasi akuariummu. Kamu dapat menanam lebih dari satu jenis tanaman dan mengkombinasikannya dengan lain, membuat akuariummu menjadi lebih cantik dengan perpaduan tanaman air itu. Nggak hanya semakin cantik, ikan-ikanmu pun betah mendiami akuariummu.

Sumber : popbela.com

Categories
Tanaman Tanaman dan Bunga Tanaman Hias Tumbuhan

Manfaat Super dari Menanam Bunga Lavender di Rumah

Manfaat Super dari Rumput-rumputan herbal

Menanam Bunga Lavender – Selain sebagai tanaman hias, bunga-bunga tertentu akan memberikan manfaat lain ketika ditanam di rumah. Salah satu bunga yang penuh manfaat adalah lavender.

Bunga Lavender sendiri telah lama dikenal sebagai tanaman pengusir nyamuk. Bunga yang termasuk ke alam keluarga rumput-rumputan ini memiliki daun yang menyirip dan ditutupi oleh bulu-bulu halus. Umumnya, bunga lavender yang kita lihat berwarna ungu, padahal bunga ini juga memiliki warna lain lho, seperti biru, putih, dan kuning.

Baca juga : Fakta Unik dan Ilmiah Eceng Gondok, Berikut Ulasannya

Menanam bunga lavender pun cukup mudah. Bunga yang berasal dari wilayah dengan iklim sedang ini bisa ditanam di halaman ataupun di dalam rumah dengan menggunakan pot.

Rangkum manfaat lain bunga lavender selain sebagai tanaman hias:

Sebagai Pengusir Nyamuk

Bunga lavender telah lama dikenal sebagai tanaman pengusir nyamuk. Kemampuannya ini berasal dari aroma yang dikeluarkan olehnya. Aroma tersebut mengandung linalool dan linalyl asetat yang tidak disukai oleh nyamuk.

Nah, daripada Mama menggunakan obat pengusir nyamuk dengan bahan dasar kimia, cobalah manfaatkan bunga ini. Pastinya lebih aman untuk keluarga!

Sebagai Pengharum Alami

Bunga lavender termasuk bunga dengan aroma yang kuat. Satu pot kecil saja sudah mampu membuat penjuru ruangan terasa lebih harum. Letakan lah bunga lavender di ruang keluarga, acara kumpul-kumpul pun akan menjadi lebih menyenangkan.

Selain itu, Mama bisa mengekstrak bunga lavender dan mengolahnya menjadi sabun organik lho. Sabun bunga lavender pun akan membuat tubuh Mama wangi sepanjang hari.

Memberikan Efek Relaksasi

Tidak hanya wangi, aroma bunga lavender mengandung anti-neurodepresive. Alhasil, Mama akan merasa tenang dan relaks ketika menghirup aroma tersebut.

Nah, Mama bisa meletakan bunga ini di kamar tidur untuk membantu Mama beristirahat setelah melewati hari yang melelahkan.

Selain menenangkan, aroma bunga lavender bisa mengatasi stres, membuat Mama tertidur lebih cepat, bahkan mengatasi insomnia lho!

Dimanfaatkan untuk Merawat Tubuh

Bulu-bulu halus pada daun bunga lavender mengandung minyak esensial. Nah, Mama bisa mengekstrak minyak tersebut dan memanfaatkannya untuk merawat tubuh.

Ketika dioleskan dikulit kepala, minyak bunga lavender dapat membuat rambut tumbuh lebih lebat, mencegah kerontokan, mengatasi ketombe, hingga mengatasi kutu rambut lho, Ma.

Tidak hanya rambut, minyak bunga lavender juga bisa mengembalikan keseimbangan pH kulit ketika Mama mengoleskannya di kulit Mama.

Dikonsumsi Sebagai Teh

Apakah mama suka mengonsumsi teh di pagi atau sore hari? Jika Mama bosan dengan teh yang Mama minum, Mama bisa mencoba teh bunga lavender.

Jika diminum secara teratur, teh ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh, mendetoksifikasi, serta menyehatkan pencernaan dan pernapasan lho, Ma. Apalagi, bunga lavender mengandung senyawa polifenol. Senyawa ini mampu menangkal radikal bebas dan mencegah pertumbuhan sel kanker!

Itulah lima manfaat lain bunga lavender selain sebagai tanaman hias! Yuk, tanam bunga ini di rumah, Ma. Jangan lupa perhatikan cara menanam dan merawatnya agar bunga lavender yang Mama tanam dapat tumbuh dengan baik ya.

Sumber : popmama.com

Categories
Tanaman Hias

Hama Pada Tanaman Hias yang Harus Diwaspadai

Musuh Tanaman Hias

HamaMenanam tanaman hias untuk dijadikan dekorasi di rumah memang menjadi hal yang wajar. Warna-warmi tanaman hias yang menyegarkan dapat membuat tampilan rumah menjadi lebih segar dan menarik.

Tapi, kamu bisa bayangkan nggak, kalau tanaman hiasmu yang cantik itu rusak terserang hama? Hama tanaman hias merupakan salah satu musuh terbesar para pecinta tanaman yang bisa menyebabkan tampilan tanaman hias menjadi rusak, layu, compang-camping, atau bahkan mati. Untuk kamu si pecinta tanaman hias, berikut ini 6 macam hama tanaman hias yang perlu kamu waspadai.

Baca juga : Tanaman Porang: Manfaat & Nilai Bisnis

Kutu Putih

Hama Kutu Putih disebut sepertini ini memang karena warnanya yang berwarna putih. Makhluk ini lebih sering menjangkit tanaman hias Aglonema yang hidup di dataran rendah. Mereka biasanya hidup bergerombol di batang, daun, ketiak daunm bagian bawah daun, sampai pucuk daun.

Kutu putih hidup dengan cara menghisap cairan daun, sehingga daun tanaman hiasmu menjadi kisut. Jenis hama tanaman hias ini juga mengeluarkan cairan “madu” pada permukaan daun yang lama kelamaan akan berubah menjadi warna hitam. Tapi jangan khawatir, kamu bisa membasmi hama tanaman hias ini dengan cara menyemprotkan larutan detergen yang sudah dicampur dengan air. Setelahnya, kamu bisa menyemprotkan insektisida.

Ulat

Hama tanaman hias yang satu ini memang tidak asing lagi bagi semua pecinta tanaman. Hama sangat banyak jenisnya, diantaranya Spodoptera Sp yang menyerang bagian daun, Noctuidae yang menyerang bagian batang tanaman.

Cara pertama yakni dengan mengambil ulat secara manual menggunakan tangan. Jangan lupa pakai sarung tangan, ya, agar tidak gatal. Cara kedua, jika jumlah ulat sudah banyak, kamu dapat membasminya dengan menyemprotkan cairan insektisida sebanyak 2 minggu sekali.

Belalang

Hama tanaman hias selanjutnya adalah belalang. Serangga yang sering diburu anak-anak ini ternyata dapat membuat daun tanaman hiasmu menjadi rombeng. Jenis belalang yang biasa menyerang tanaman hias adalah belalang gejala. Untuk membasminya, kamu bisa menangkapnya secara manual menggunakan tangan ataupun tangkapan jaring.

Menangkap belalang juga ada waktu terbaiknya, lho! Tangkap mereka pada pagi hari disaat tanaman masih berembun. Biasanya sayap belalang masih basah, sehingga akan lebih mudah ditangkap.

Kutu Perisai

Sama seperti ulat, dan belalang, jenis hama tanaman hias yang satu ini juga menyerang bagian daun. Kutu perisai biasanya akan muncul dengan membentuk koloni dan berbaris di bagian tulang daun. Disebut kutu perisai karena jenis kutu ini memiliki perisai pada punggungnya. Kutu perisai dapat dibasmi dengan menggunakan insektisida yang mengandung bahan aktif Acephate.

Sumber : fabelio.com

Categories
Tanaman Hias

Tips Cara Merawat Kaktus Rumahan

Cara Merawat Kaktus Rumahan

Tips – Selain berfungi sebagai penghias perkarangan rumah, tubuhan kaktus juga bisa digunakan sebagai hiasan dalam rumah. Kaktus rumaha lazimnya berukuran mini dengan pot kecil yang berpariasi. Jenis dari tanaman ini juga cukup banyak dan beragam. Kehadiran dari kaktus ini juga memiliki fungsi lain selain sebagai penambah estetika ruangan namun juga membantu dalam menyehatkan penghuni rumah.

Agar Kaktus yang kamu rawat bisa bertahan lama, sebaiknya kamu lakukan dengan Tips merawat kaktus yang tepat. Permasalahan intinya adalah cara perwatan kaktus rumahan berbeda dengan kaktus luar ruangan. Dan kali ini kita akan membahas bagai mana cara merawat kaktus rumah dengan cara yang teapt:

Baca juga : Tips Merawat Lidah Buaya

1. Pastikan selalu kaktus mendapatkan sinar matahari yang cukup
Jika cara merawat kaktus luar ruangan adalah dengan paparan sinar matahari langsung sepanjang hari, lain halnya dengan kaktus dalam ruangan. Lakukan cara merawat kaktus dengan membawanya keluar untuk mendapatkan sinar matahari yang tidak langsung mengenainya. Apabila kamu taruh di bawah sinar matahari langsung, kaktusmu akan terbakar. Ia sudah terbiasa dengan habitat indoor yang membuat jaringannya menjadi tidak kuat.

2. Jangan terlalu sering untuk menyiram tanaman ini
Tumbuhan kaktus dikenal bisa menyimpan cadangan air didalam batangnya, bukan berarti kamu harus memberikan air terus menerus. Pemberian air yang berlebihan akan membuat kaktus tersebut cepat layu atau mati. Akar dari kaktus memiliki sistem yang cukup sederhana, berjumlah sedikit, dan pendek shingga tidak memungkinkan ia dapat menyerap kelembapan yang berlebih.

3. Letakkan Kaktus di rungan dengan suhu sejuk
Bukan suatu rahasia bahwa habitat asli kaktus adalah di lingkungan kering. Bila kaktus dirawat di ruangan tertutup yang lembap, kaktus tidak bisa berkembang dengan baik. Untuk mengatasinya, letakkan kaktus di tempat yang sejuk, teduh, dan tidak lembap. Sebagai contoh dari cara merawat kaktus ini, kamu bisa menaruhnya di teras, kabinet dekat jendela rumah, atau green house.

Cara Merawat Kaktus Rumahan dengan Media yang Tepat

4. Gunakan media Tanam yang tepat

Tidak hanya penyiraman dan penyinaran, cara merawat kaktus lainnya adalah dengan menggunakan media tanam yang tepat. Mulailah cara merawat kaktus ini dengan memasukkan beberapa kerikil sebagai dasar dalam pot kaktus guna sistem drainase yang baik. Di atasnya, masukkan media tanam dengan komposisi tanah, pasir kasar, pasir kasar, dan serbuk arang. Serbuk arang digunakan dalam cara merawat kaktus karena ia memiliki struktur media yang berongga dan terbuka sehingga bisa membantu kaktus mempertahankan kesehatannya.

5. Rutin untuk memberikan pupuk
Kaktus bukan jenis tanaman yang serakah akan pupuk. Karena sifatnya ini, kamu tidak perlu untuk mengeluarkan banyak biaya untuk mnegurus tanaman satu ini. Cara pemupukannya adalah satu tahun seklai. Cukup hemat untuk pemula yang ingin menambahkan tanaman satu ini masuk ke dalam ruangan kamu.

Terapkan cara merawat kaktus dengan pupuk secara hati-hati. Jangan sampai saat melakukan pemupukkan, kamu merusak fisik kaktus. Pilih pupuk yang sesuai, seperti pupuk kompos.

Lima Tips cara merawat kaktus tersebut perlu kamu lakukan secara rutin. Jika kamu sudah bisa menerapkan cara merawat kaktus tersebut dengan disiplin, dijamin kaktus akan lebih sehat dan segar. Sekedar informasi, kamu bisa membuat kebun vertikal dalam ruangan dengan menggunakan kaktus sebagai tanaman utama. Tambahkan juga sukulen atau tanaman sejenis agar lebih bervariasi. Selamat menerapkan cara merawat kaktus di atas.

Sumber : dekoruma.com

Categories
Perkebunan Tanaman Hias

Tips Merawat Lidah Buaya

Tips Merawat Lidah Buaya

Tips – Untuk urusan merawat tanaman lidah buaya sebenarnya cukup mudah karena tanaman ini mudah berkembang. Aloe Vera(lidah buaya) maruoakan salalh satu tanaman yang kaya akan manfaatnya yang sangat disayangkan jika tidak ditanam dirumah.

Ada pun manfaatnya bias mengatasi mag, menyembuhkan luka bakar, ketombe, herpes, menumbuhakn rambut dan lainnya.

Baca juga : Cara Merawat Tanaman Cabai

Salah satu bahan pembuah nata de coco ini berasal dari Benua Afrika dan mempunyai beberapa duri di sisi kanan-kirinya. Berikut ini kita akan bahan bagai mana cara merawat tanaman yang astu ini.

1. Siram dengan Air Secukupnya
Lidah buaya adalah tanaman yang memiliki daun berdaging DEPOSIT POKER PULSA 10000 dan berfungsi menyimpan air didalam dagingnya. Dengan itulah anda tidak usah terlalu banyak menyiram air seperti tanaman pada umumnya.

Selain itu, tanaman lidah buaya juga harus dipastikan memiliki lubang drainase pada pot/polybag agar lebih mudah membuang kelebihan air.

Tips Merawat Lidah Buaya yang baik dan benar

2. Pastika Untuk Mendapatkan Cahaya yang Optimal
Letakkan tanaman ini ditempat yang teduh namun tetap mendapatkan sinar matahari untuk kelangsungan fotosintesis serta tumbuh maksimal.

Tanaman lidah buaya merupakan jenis tanaman outdoor yang biasanya dibudidayakan di sekitar halaman rumah.

Jangan terlalu terpapar sinar matahari karena bisa menyebabkan daun berbintik cokelat gelap atau jingga hingga bersisik.

Namun, tanaman ini juga bisa hidup di dalam ruangan dengan syarat mendapat sinar yang cukup. Sinar lampu yang terang sebenarnya sudah cukup untuk membuat tanaman ini tetap sehat dan segar.

Namun, lebih baik jika tanaman lidah buaya dijemur pagi/sore, atau diletakkan dekat jendela sehingga mendapatkan cukup sinar matahari.

3. Berikan Pupuk yang Tepat
Cara merawat lidah buaya setelah ditanam yaitu jangan lupa untuk memberikan pupuk yang tepat secara teratur.

Anda bisa memberikan pupuk NPK atau jenis pupuk organik lainnya secukupnya saja, jangan terlalu berlebihan. Pemberian pupuk yang terlalu berlebihan dapat menyebabkan tanaman menjadi busuk atau rontok.

Pemberian pupuk jenis NPK lebih baik dilakukan dalam jangka waktu dua minggu sekali. Sedangkan takaran yang pas untuk yaitu kurang lebih 2 gram untuk setiap polybag atau pot.

Sumber : trikmerawat.com

Categories
Tanaman Hias

Jenis Bungan Krisan yang cocok untuk Hiasa Rumah

Jenis – Bunga Krisan merupakan asalah satu bungan yang dikenal dengan kecantikan bungannya yang mekar dengan cirikahs yang unik. Selain tunjuannya dijadikan tanaman hias bunga ini juga kadang dimanfaatkan kesehtannya.

Baca juga : Tanaman Indoor yang Tidak Bisa Mati

Hal ini karena banyak manfaatnya yang bisa dimanfaatkan dengan menanam atau mengonsumsi bungan krisan ini.

Bungan Krisan di Berbagai Negara

Bunga ini memiliki aroma dengan warnanya yang indah, sehingga tidak heran jika banyak yang menyukai bunga jenis ini. Bunga ini juga dikenal dengan sebutan DAFTAR POKER IDN sebagai bunga seruni, yang banyak memiliki manfaat tersembunyi di balik keindahannya. Biasanya bunga ini bisa bertahan hingga mencapai waktu 2 minggu setelah dipetik dan digunakan sebagai bunga hias pada vas.

Anda dapat menemukannya pada rangkaian bunga hias yang digunakan dalam pesta pernikahan. Jumlah spesies pada bunga ini ada 40 jenis, sementara pada varietasnya sendiri dapat mencapai hingga ribuan varietas bunga. Indonesia sendiri memiliki beberapa jenis dan varietas yang bisa Anda temukan di beberapa wilayah yang ada.

Krisan memiliki nama lain sebagai Chrysanthenum dan di luar negeri bungan dijuluki num. Bunga ini awalnya berasal dari negara China namun kini sudah menyebar hampir ke seluruh dunia dengan jumlah yang terus meingkat.

5 Jenis Bunga Krisan yang Cocok Sebagai Hiasan

Banyak jenis dari bunga ini membuat anda bingunng untuk memilih dan menentukan mana yang tepat untuk dijadikan sebagai hiasan dalam pekarangan rumah. Berikut ini telah dirangkum beberapa jenis krisan yang menarik dan bisa anda pilih sebagai tanaman hias.

1. Krisan Carinatum
Bunga ini memiliki warna yang berjumlah 2 hingga 3 warna, dengan bentuknya yang seperti lingkaran. Bunga ini lebih banyak dipilih untuk hiasan karena memiliki bentuk yang cantik dan juga aromanya yang khas, pada bagian tengah terdapat warna gelap. Bunga ini banyak digemari juga karena dapat mekar hanya dalam waktu dua minggu setelah proses penanaman benih.

2. Krisan Pompom
Jenis krisan yang satu ini disebut pompom karena memiliki kelopak bunga yang berlapis-lapis dan membentuk seperti bola. Umumnya krisan pompom memiliki warna yang identik dengan kuning, ungu, dan juga warna putih, dengan diameter mencapai 10 cm. Walaupun bentuknya yang menggumpal, dan berbentuk bulat, wangi pada bunga ini tidak kalah dengan krisan lainnya.

3. Krisan Segetum
Jenis bunga krisan yang satu ini memiliki kelopak bunga yang berwarna kuning dan bagian tengah bunga sedikit berwarna lebih gelap. Jika sudah mekar, bunga ini dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 50 cm dalam waktu kurang lebih selama 3 bulan setelah penebaran bibit. Umumnya bunga ini hanya bisa bertahan hingga dua bulan saja setelah mekar sempurna.

4. Krisan Inodorum
Bunga ini terlihat indah dengan pesona elegannya jika dibandingkan dengan krisan jenis lainnya, hal ini karena warnanya yang putih dilengkapi dengan warna kuning cerah pada bagian tengah. Saat mekar, bungan ini akan memberikan ketengan saat dipandang, dengan wangi bunga ini lebih kuat saat pagi hari. Jika sudah akan mekar bunga ini tingginya akan berkisar hingga 35cm.

Sumber : workamerica.co

Categories
Tanaman Hias

Tanaman Indoor yang Tidak Bisa Mati

Indoor – Mendekorasi rumah adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Selain mengisinya dengan perabot dengan tampilan unik dan menarik, kamu juga bis menghiasi rumah dengan tenaman indoor agar suasana rumah terasa lebih asri.

Namun, banyak orang ragu untuk melakukannya karena khawatir tanaman layu dan akhirnya mati.

Penyebab tanaman mati biasanya karena terserang oleh jamur dan bakteri.

Baca juga : Cara Menanam Anggrek Bulan

Namun, ternyata terdapat beberapa jenis tanaman hias dalam rumah yang katanya tidak bisa mati, lho!

Penasaran apa saja?

Lidah Buaya
Dikenal oleh bangsa Mesir sebagai tanaman abadi, lidah buaya adalah tanaman hias dalam rumah yang bisa dimanfaatkan sebagai obat juga.

Kamu bisa menggunakan cairan yang dihasilkan daging dari tanaman ini untuk merawat luka bakar atau luka sayat, gigitan serangga, kulit kering, dan masih banyak lagi.

Untuk merawatnya tanaman yang satu ini hanya perlu disimpan di dekat jendela dan disiram sesekali saja.

Palem Kuning(Areca Palm)
adalah salah satu tanaman indoor populer yang tingginya mencapai 8 kaki. Simpan tanaman ini di tempat yang disinari cahaya matahari tidak langsung dengan temperatur hangat dan siram sesekali.

Pakis Boston(Boston Fern)
Tanaman paku-pakuan yang memiliki tampilan eksotis ini cocok untuk ditanam di pot gantung.

Selain bisa mempercantik ruangan, tanaman ini juga bisa membersihkan polutan dalam udara, lho.

Karena tanaman ini membutuhkan banyak cahaya tidak langsung, kamu bisa menyimpannya di dapur atau kamar mandi.

Bromelia
Tanaman yang satu ini sangat cocok untuk kamu yang tidak memiliki pengalaman dalam hal mengurus tanaman.
Pasalnya, tanaman ini hanya membutuhkan sedikit perawatan dan tidak rentan dengan hama.

Sri Rezeki(Chinese Evergreen)
Aglaonema, sri rezeki, atau chinese evergreen adalah tanaman hias populer yang cocok untuk pemula.

Tempat terbaik untuk menempatkan tanaman rumah yang satu ini adalah di depan jendela yang mengarah ke utara.

Tanaman ini juga bisa hidup di area yang memiliki kelembapan rendah.

Inilah beberapa tanaman indoor yang sangat mudah dirawat bahkan oleh para pemula sekalipun.

Semoga artikel ini bisa membantumu memilih tanaman hias indoor yang tepat, Sahabat 99.

Sumber : 99.co

Categories
Perkebunan Tanaman Hias

Cara Menanam Anggrek Bulan

Cara – Bungan anggrek memiliki banyak sekali jenisnya karena terkenal akan keindahan, salah satunya jenis aggrek bulan. Tanaman hias ini banyak digemari oleh para pecinta bunga karena memiliki bentuk yang indah dan berbeda dengan jenis lainnya.

Baca juga : Jenis-jenis Bunga Mawar

Mengingat bahwa anggrek memang banyak dibudidayakan, karena cara perawatannya yang mudah dan juga ramah lingkungan. bunga ini juga memiliki warna yang dominan yaitu warna putih, dengan ciri khasnya yang unik.

Orchidaceae Sebagai Tanaman Hias
Anggrek jenis ini merupakan salah satu jenis tanaman anggrek yang DAFTAR IDNPLAY hidup dengan menempel pada tumbuhan lainnya. Anggrek ini memiliki warna yang cantik ketika sudah mekar, dengan warnanya yang identik dengan warna putih, namun ada juga warna lainnya yang tidak kalah cantik.

Bunga ini juga dikenal sebagai salah satu bunga nasional dengan nama latinnya yaitu Orchidaceae.

Walaupun mudah, namun Anda perlu untuk memperhatikan beberapa hal saat ingin membudidayakan bunga tersebut agar cepat berbunga. Anggrek akan sulit untuk berbunga jika Anda belum sepenuhnya paham mengenai teknik menanam yang tepat. Bunga ini banyak ditemukan di hutan, lereng hingga karang batu yang sedikit terjal.

Cara Menanam Anggrek Bulan
Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk menanam bunga anggrek jenis ini, biasanya bunga ini ditanam pada media seperti pot. Anda juga bisa menanamnya pada batang pohon, atau tanaman lainnya, tentunya dengan teknik yang tepat. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai cara penanaman bunga anggrek yang tepat, yaitu sebagai berikut.

1. menggunakan media pot
Jenis dari bunga anggrek ini sangat ideal dan bisa untuk ditanam pada media apa saja seperti pot, sehingga memudahkan untuk Anda yang ingin merawatnya di rumah. Langkah yang digunakan untuk menanam anggrek pada pot yaitu dengan memilih pot yang terbuat dari tanah liat. Selain itu sangat direkomendasi pot yang terdapat beberapa lubang-lubang kecil.
Nantinya lubang ini akan berperan sebagai pelancar sirkulasi udara pada pot tersebut serta berfungsi untuk membantu proses drainase dan juga proses areasi. Gunakan pot yang memiliki lubang dengan lebar diameter 2 cm, karena dapat membuat bunga tidak mudah layu pada saat mekar.

Selain itu pot tanah juga sangat baik digunakan karena mampu menyerap air berlebih ketika penyiraman tanaman. Sehingga akar pada tanaman bunga anggrek bulan tidak akan mudah untuk busuk dan menjadi lebih terawat. Hal ini karena kelembaban pada sekitar tanaman dari penggunaan pot ini membuatnya lebih terjaga dan terhindar dari kekeringan.

2. menempelkan bunga pada batang pohon
Cara ini merupakan salah satu metode yang alami untuk menanam bunga anggrek bulan di sekitar rumah atau untuk membudidayakannya. Anda bisa memilih pohon yang rindang dengan intensitas cahaya dari matahari yang lebih baik. Selain itu Anda juga perlu untuk memperhatikan kelembaban sekitar, sehingga bunga dapat tumbuh dengan subur.

Proses penanaman ini bisa dilakukan pada pohon yang mati atau hidup, namun jika Anda memilih pohon mati maka sebaiknya memilih yang tahan terhadap panas serta air, agar tidak mudah lapuk. Pada pohon yang hidup pula harus diperhatikan hal lainnya agar proses pertumbuhan berjalan dengan baik. Sehingga bunga akan lebih cepat mekar dan terlihat segar.

Sumber : workamerica.co

Categories
Perkebunan Tanaman Hias

Jenis-jenis Bunga Mawar

Jenis – Bunga, ya bunga dapat mengungkapkan berbagai macam perasaan seseorang, menggantikan kata-kata, dan salah satu bunga yang pilih untuk menyampaikan perasaan adalah bunga mawar.

Keindahan bunga ini memang tidak bisa ditolak sehingga banyak wanita yang memujanya. Terlebih lagi saat ini, varian dan jenis warna bunga mawar semakin banyak. Jika kamu mengaku sebagai pecinta mawar mak kamu harus tahu seluk-beluk bunga cantik ini.

Deskripsi Bunga Mawar

Tanaman mawar termasuk tumbuhan golongan tingkat tinggi karena memiliki biji tertutup. Tumbuhan dikotil ini memiliki batang yang berkayu dan berakar tunggang yang bisa membesar karena memiliki kambium.

Ada lebih dari 100 spesies bunga mawar dan kebanyakan berupa semak belukar yang dapat tumbuh setinggi 2–5 meter. Namun, ada juga yang tergolong jenis tumbuhan merambat yang bisa tumbuh hingga 20 meter.
Nama latin bunga mawar adalah Rosa sp dari genus Rosaceae dengan taksonomi sebagai berikut.

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Spermatophyta
  • Sub Divisi : Angiospermae
  • Kelas : Dicotyledoneae
  • Ordo : Rosanales
  • Famili : Rosaceae
  • Genus : Rosa
  • Spesies : Rosa hiproida atau Rosa sp.

Beberapa spesies bunga mawar dapat menghasilkan buah yang dikenal Rose Hips. Karena kandungan kan vitamin C-nya, rose hips banyak dimanfaatkan sebagai haan produk kosmetik.

Bunga mawar berasal dari dataran Eropa Timur, Timur Tengah, dan Cina. Meski sepanjang batangnya ditumbuhi duri, kecantikan bunganya membuat mawar menjadi tanaman hias yang dengan cepat menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Baca juga : Tanaman Hias, Percantik Rumah dan Sehatkan Penghuninya

Jenis-jenis Bunga Mawar

Secara umum, bunga mawar dapat digolongkan adalam tiga kelompok besar, wild rose, old garden rose, dan modern garden rose. Setiap kelompoknya memiliki cri khasnya maing-masing sebgaai berikut:

1. Wild Rose(Bungan Mawar Liar)
Sesuai namanya, kelompok bunga mawar ini tumbuh liar di alam bebas dan sudah ada sejak zaman dahulu. Sebagaimana sifat tanaman liar lainnya, mawar liar sangat tahan terhadap hama dan tidak mudah mati.
Dilihat dari bentuknya, bunga mawar liar sangat sederhana, tetapi kecantikannya tidak kalah dari kelompok mawar lainnya. Bahkan, karena kesederhanaannya, mawar liar justru menjadi bunga yang banyak diminati.

2. Old Garden Rose(Bunga Mawar taman Kuno)
Kelompok bunga mawar taman kuno dikenal sebelum pertengahan abad ke-18 dan dihasilkan dari hasil persilangan. Ciri khas mawar yang tergolong old golden rose adalah bentuknya rumit dan cantik, serta memiliki wangi yang semerbak.

3. Modern farden Rose(Bunga Mawar Taman Modern)
Pada tahun 1867, dunia tanaman hias mulai mengenal bunga mawar taman modern, yaitu dari jenis hybrid tea. Ciri khas old golden rose adalah bunganya berkelopak ganda, beberapa jenis berbau harum, dan bisa tumbuh sepanjang tahun.

Selama ini, mungkin kamu mengenal jensi bunga mawar berdasarkan warnanya, seperti bunga mawar merah, putih, kuning, biru, bahkan hitam. Padahal, ada banyak jenis mawar yang sangat terkenal karena keindahan atau wanginya yang semerbak, seperti berikut ini.

4. Mawar Musk
Jenis mawar ini termasuk yang sudah cukup lama dibudidayakan, yaitu sejak abad ke-16. Mawar bernama latin Rosa moschata ini tergolong tanaman merambat dengan panjang bisa mencapai 3–10 meter.
Bunga mawar musk akan mekar di akhir musim semi hingga musim gugur. Saat mekar, bunganya akan mengeluarkan wangi musk yang sangat kuat sehingga bisa tercium dari jarak jauh. Tak heran, bunga ini banyak dijadikan bahan pembuat parfum.

Ciri khas mawar musk adalah terdapat rambut di sekitar biji di bawah daging buah. Bila terkena kulit, rambut-rambut ini bisa menyebabkan iritasi dan bila dimakan dapat mengganggu saluran pencernaan.

5. Mawar kubis
Diperkenalkan pertama kali oleh seorang pembudi daya mawar dari Belanda pada abad ke-17, mawar kubis merupakan mawar hibrida atau hasil persilangan. Bunga bernama latin Rosa centifolia ini memiliki ciri khas berupa mahkota yang besar dan bertumpuk seperti kubis.

Mawar kubis tumbuh secara merambat sehingga bisa dijadikan tanaman pagar yang akan menambah keindahan halaman rumah. Agar tumbuh dengan baik, kamu harus menyiapkan penopang tanaman. Bunga mawar kubis akan mekar setiap musim semi atau musim panas.

Mawar ini sangat disukai karena selain bentuk bunganya indah, harumnya juga sangat kuat. Sayangnya, budi daya mawar kubis tergolong rumit dibandingkan mawar biasa. Kembang ini membutuhkan tempat khusus untuk tumbuh dan mudah terserang penyakit atau hama.

6. Mawar Eden
Mawar eden memiliki nama lain Pierre de Ronsard karena terinspirasi dari nama seorang penyair pada era renaisans dan merujuk pada syair populer yang diciptakannya, Mignonne, allons voir si la rose.

Oleh penemunya, Marie-Luise Meilland, mawar eden diperkenalkan pertama kali di ajang Meilland International di Perancis pada tahun 1985. Karena keindahannya, pada tahun 2006, bunga ini masuk dalam Hall of Fame of The World Federation of Rose Societies.

Untuk tumbuh, tanaman ini membutuhkan kecukupan air dan sinar matahari. Tinggi tanaman ini bisa mencapai 180–330 cm. Bunga mawar eden akan mekar saat akhir musim semi hingga akhir musim panas.

Bunga mawar eden ini memang istimewa. Ukuran bunganya cukup besar besar, yaitu berdiameter 10 cm dengan jumlah kelopak hingga 70 helai. Karena itulah, bunga ini pun sempat dijuluki sebagai World’s Favorite Rose pada tahun 2006.

7. Mawar Double Delight
Pertama kali ditemukan pada tahun 1977 oleh Swim & Ellis, mawar double delight merupakan hasil persilangan hybrid tea granada dan garden party. Media tumbuhnya membutuhkan kondisi yang lembap dan sedikit asam.
Nama double delight diberikan karena bunga ini memiliki perpaduan dua warna dan dua aroma. Warna bunga akan berubah tergantung banyaknya cahaya matahari yang diterima. Saat sinar matahari berlimpah, warna putih akan berubah menjadi merah, dimulai dari tepi kelopaknya.

Keunikan lain dari bunga mawar double delight terletak pada aromanya, yang merupakan perpaduan antara bau buah jeruk dan pedas. Dengan tinggi 90–150 cm, tanaman ini menghasilkan kembang berdiameter 10 cm dengan jumlah petal 30 helai.

Sumber : workamerica.co