Categories
Tanaman Tumbuhan

Fakta Unik dan Ilmiah Eceng Gondok, Berikut Ulasannya

Tentang Tumbuhan Invasi, Eceng Gondok

Fakta Unik dan Ilmiah Eceng Gondok – Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) adalah tumbuhan air invasif serta diketahui berkontribusi pada perubahan ekologi secara signifikan. Eceng gondok ialah tumbuhan invasif, sebab faktanya bukan organisme asli dari suatu perairan serta mempunyai kecenderungan buat menyebar dengan sangat cepat.

Baca juga : Pohon Terbesar yang Ada di Dunia dengan Batang Super Gede

Salah satu hal utama yang dipunyai sama organisme invasif ialah kemampuan adaptasi serta bertahan hidup yang cukup tinggi di lingkungan yang baru mereka tempati. Sebab kemampuannya dalam berkembang secara cepat inilah, eceng gondok kerap dianggap sebagai tanaman liar.
Buat mengetahui lebih banyak tentang tanaman ini, berikut fakta-fakta unik tanaman eceng gondok yang wajib Anda baca.

Penanamannya yang Mudah

Penanaman eceng gondok cukup mudah, hanya dengan meletakkan eceng gondok di atas permukaan air kolam, tanaman ini akan menyebar begitu saja seiring waktu.
Sistem akarnya bercabang panjang serta berat seperti ditutupi kumis hitam, membuat eceng gondok efektif buat membuang kotoran ikan dari air.

Kecepatan Tumbuh yang Tinggi

Eceng gondok mempunyai kecepatan tumbuh yang cukup tinggi, sehingga eceng gondok di s128 apk versi terbaru sebut sebagai gulma yang bisa merusak kadar air dalam lingkungan.
Eceng gondok dapat tumbuh meluas sampai menyebar hingga saluran air serta badan air lainnya. Tanaman ini bisa menutupi permukaan atas air secara cepat andaikan air mengandung nutrien tinggi. Pertumbuhan eceng gondok harus dikendalikan, sebab bila terlalu berlebihan akan menurunkan jumlah cahaya yang masuk pada perairan serta kelarutan oksigen.

Mempunyai Kemampuan Untuk Memurnikan Air

Lebih dari 30 tahun lalu, para peneliti melihat potensi besar pada eceng gondok. Hasil dari studi mereka menyimpulkan bahwa tanaman ini bisa menghemat jutaan dolar bila dipakai buat memurnikan air. Hal tersebut terkait sama kekuatan luar biasa sistem akar eceng gondok buat menyerap kotoran.
Eceng gondok bisa mengubah kualitas air dengan mengubah kejernihan air serta penurunan produksi fitoplankton, oksigen terlarut, nitrogen, fosfor, logam berat, serta konsentrasi kontaminan lainnya.

Mengedalikan Pertumbuhan Ganggang

Eceng gondok dapat mengendalikan pertumbuhan ganggang, sang pemangsa oksigen kolam. Kemampuannya menyebar secara cepat serta menutup permukaan kolam, akan mengurangi jumlah sinar matahari yang masuk ke kolam, sehingga ganggang akan mengalami sesak napas. Tanaman ini juga menyedot nutrisi yang diperlukan ganggang buat tumbuh secara baik.

Membantu Meningkatkan Produksi Zooplankton

Eceng gondok mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan zooplankton serta fitoplankton pada suatu perairan. Jumlah zooplankton di dalam air cenderung menurun sebab dari menurunnya ketersediaan fitoplankton.
Pada kondisi tertentu, akibat adanya eceng gondok, populasi zooplankton bisa meningkat sebab mempunyai tempat berlindung dari serangan predator. Bila kedua organisme tersebut bisa tumbuh subur berkat adanya eceng gondok, maka pertumbuhan ikan di daerah tersebut bakal meningkat.

Meningkatkan Jumlah Keraganab Unggas

Jumlah serta keragaman unggas bisa meningkat akibat adanya eceng gondok. Hal ini dikarenakan terciptanya living space yang perfect buat sejumlah hewan tersebut, di antara jaringan eceng gondong yang terbentuk diperairan. Jumlah eceng gondok yang luas di suatu perairan menjadi daya tarik sendiri buat beberapa jenis unggas. Mereka bisa mencari ikan sebagai makanannya di sela-sela eceng gondok. Mereka juga bisa bersarang serta bereproduksi di sana.

Sulit Tumbuh Pada Perairan dengan Kandungan Garam Tinggi

Eceng gondok akan sulit tumbuh di air yang mengandung kadar garam tinggi, sehingga tanaman ini tak pernah bisa tumbuh pada permukaan laut. Kandungan garam yang tinggi bisa mengganggu pertumbuhan tanaman eceng gondok.
Kondisi tersebut berbeda sama kandungan air tawar yang mempunyai kadar garam rendah, seperti kolam, danau, rawa, aliran air, serta sunggai. Eceng gondok bisa berkembang dengan cukup baik di living space tersebut.

Hanya Berbunga Satu Tahun Sekali

Bunga eceng gondok hanya akan tumbuh satu tahun sekali, sehingga pemandangan tumbuhnya bunga ini jarang dijumpai. Bunga eceng gondok berwarna ungu serta bisa menambah keindahan kolam.
Eceng gondok umumnya berbunga pada musim penghujan. Andaikan musim kemarau yang panjang, eceng gondok bahkan hanya berbunga dua tahun sekali.

Sumber : medium.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *