Categories
Tanaman

Jenis tanaman dengan Bunga Tercantik di Dunia

tanaman dengan Bunga Tercantik dan Bentuk Unik di Dunia

Jenis – Melakukan aktivitas padat den melelahkan membuat badan kita jadi jenuh , lesu , dan sumpek. Seringkali ketika kamu merasa jenuh tiba-tiba jadi seger lagi waktu melihat bunga-bunga yang indah mekar.

Ya, bunga memang memiliki keindahan yang membuat kita lebih bersemangat dalam menghadapi hari. Kamu pun dapat memberikan hadiah berupa bunga untuk orang-orang tersayang di momen spesial mereka, sebagai lambang bahwa kamu mencintai mereka.

Baca juga : Tumbuhan Terlangka di Dunia

Semua bunga memiliki keindahannya tersendiri. Beragam warna dan bentuk yang indah menjadikan energi positif yang merasuk kedalam tubuh kita. Di anatara banyaknya jenis bunga yang ada di dunia, telah kami sajikan 3 besar dengan kualitan bunga terindah di dunia.

Bunga Mawar

Mawar adalah salah satu jenis bunga yang sudah dikenal sejak zaman 500 tahun sebelum masehi. Bunga ini diakui banyak orang sebagai bunga paling indah di dunia. Bentuknya yang mekruk mekar sangat menawan. Selain itu, warna bunga yang merekah indah membuat keindahan mawar semakin terpancar.

Mawar memiliki beragam warna yang sangat indah, di antaranya adalah merah, kuning, pink, putih, oranye, dan kuning. Bunga ini pun memiliki keharuman yang memesona sehingga orang tak jemu-jemu untuk memandang dan berdekatan dengannya.

Mawar menjadi simbol bunga yang kuat, indah, dan tidak mudah didapatkan sembarangan. Hal tersebut karena mawar memiliki duri yang membuat dirinya tak mudah disentuh sembarang orang.

Walaupun demikian, duri mawar tersebut tidak mengurangi keindahannya. Duri mawar justru menguatkan keindahan yang terdapat pada bunga mawar.

Bunga Tulip

Jenis bunga cantik ini berbentuk seperti cangkir. Umumnya satu tangkai hanua mengasilkan satu bunga. Bunga tulip memiiki varietas lebih dari 3.000 jenis yang ada di dunia.

Bunga tulip memberikan sugesti yang membuat batin menjadi tenang dan gembira. Penat yang kamu rasakan dapat langsung hilang ketika melihat hamparan bunga tulip bermekaran. Namun, bunga ini hanya mekar selama 3-7 hari saja. Jadi ada baiknya kamu mencari informasi dahulu jika akan berkunjung ke kebun bunga tulip, ya!

Bunga Gazania

Bunga ini berasal dari Afrika Selatan. Ini bagaikan sebuah harta berharga karena keelokan dan keindahan bunganya. Tmbuhan ini  ini memiliki warna yang sangat cerah dan indah, yaitu berupa kombinasi antara merah, kuning, oranye, yang saling berlomba untuk menghiasi bunga ini.
Bunga gazania memiliki bentuk bulat, dengan kelopak berbentuk oval-runcing yang mengitari pangkal bunga. Gazania tumbuh dengan baik pada tempat dengan penyinaran matahari yang memadai. Bunga ini pun dapat mekar di pertengahan musim panas hingga awal musim gugur. Jadi, pastikan kamu mencatat waktu tersebut untuk menikmati keindahan bunga gazania ya, guys!

Sumber : goodminds.id

Categories
Tanaman

Tumbuhan Terlangka di Dunia

Tumbuhan Terlangka yang Sudah Sangat Sulit Ditemukan

Dunia – International Union for Conservation of Nature (IUCN) memuiliki beberapa daftar tanaman yang masuk ke kategori sebagai tanaman dengan spesies yang terancam punah. Beberapa diantaranya tumbuh di daerah terpelosok dan sangta sulit untuk ditemukan.

Karena keberadaannya yan gkian hari kian menipis akibat dari perburuan liar dan kerusakan hutan. Indonesia juga terkenal akan kekayaan floranya yang sanagt langka dan unik karena eksotisnya. Simak ulaasn berikut ini :

Baca juga : Tanaman Karnivora dengan bentuk yang Indah

Langka dengan Masa Hidup yang Singkat

1.Welwitschia Mirabilis
Spesies ini masuk ke kategori salah satu tanaman purba yang sampai detik ini masih bisa kita lihat dan hanya ditemukan di kawasan kecil di bagian pantai Samudra Atlantik. Berbeda dengan tumbuhan gurun lainnya, tumbuhan ini memiliki daun yang lebar dan tgerus memanjang selama masih hidup. Tumbuhan yang terdiri dari batang dan ua daun ini dapat bertahan hingga ratusan tahun.

2. Rafflesia Arnoldii
Rafflesia arnoldii kerap rancu dengan bunga bangkai. Padahal keduanya adalah judi poker deposit 10000 spesies berbeda. Bunga rafflesia mempunyai ciri khas tumbuh melebar, sementara bunga bangkai tumbuh ke atas.

Bunga yang dapat ditemukan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Bengkulu dan Taman Nasional Kerinci Seblat ini dapat tumbuh hingga diameter 1 meter. Beratnya maksimal mencapai 10 kilogram dengan masa tumbuh 9 bulan. Selanjutnya mekar selama 7 hari dan layu lalu mati.

3. Amorphophallus Titanium
Atau biasanya juga disebut dengan tumbuhan bangkai ini memilikik tampilan yang sangat menarik meski menebarkan bau busuk. Bagian luarnya biasa berwarna krem dengan mahkota berwarna merah keunguan.

Sekilas bentuknya mirip dengan terompet yang besar ketika bunga ini sudah mekar seutuhnya. Tinggi bunga yang satu ini bisa mencapai 4 meter dangan diameter 1,5 meter. Sama seperti Rafflesia, bunga ini hanya akan mekar selama 7 hari. Waktu berbunganya pun hanya 5 tahun sekali, sehingga dikategorikan tumbuhan langka.

Spesies Tumbuhan Terlangka Dunia Saat Ini

1. Euphorbia Obesa
Euphorbia obesa merupakan tumbuhan endemik di Gurun Karoo, Afrika Selatan. Tumbuhan ini diperkirakan menjadi langka karena bentuknya yang unik seperti bola sehingga banyak yang mengambilnya untuk koleksi.

Karena jumlahnya semakin menyusut dan hampir punah, pemerintah negara tersebut menetapkan tanaman ini sebagai spesies yang dilindungi. Tanaman ini mempunyai diameter 6 cm ketika masih muda dan berbentuk bulat, dan 15 cm ketika sudah tua dan bentuknya silinder.

2. Attenborought’s Pitcher Plant
Tanaman langka satu ini hanya tumbuh di Gunung Victoria, Palawan, Filipina. Jumlahnya saat ini hanya diperkirakan berjumlah ratusan saja. Tanaman dengan nama cukup panjang ini tergolong karnivora. Tak hanya hewan kecil seperti serangga, mangkuk berisi cairannya mampu membunuh tikus. Ukuran terbesar untuk tanaman ini yaitu 30 cm.

Tumbuhan langka di atas masih ada yang dapat ditemukan, ada pula yang tidak. Semoga dengan pengetahuan tentang flora langka di atas, semakin meningkatkan kesadaran tentang kekayaan alam dan pentingnya menjaga mereka agar tidak punah.

Sumber : workamerica.co

Categories
Tumbuhan

Tanaman Karnivora dengan bentuk yang Indah

Flora Karnivora dengan Tubuh Indahnya

Karnivora – Tanaman memang diidentikkan dengan salah satu makhluk yang membutuhkan media tanam untuk kandungan hara dalam tanah. Namun salah satu tanaman yang menarik ada pula beberapa tanaman yang tergolong karnivora atau bahkan memangsa binatang lain.

Nah buat kalian yang penasaran dengan berbagai macam tumbuhan karnivora dengan bentuk yang unik. Maka simak ulasan tanamannya berikut ini.

Baca juga : Tanaman Hias yang Beracun

1. Venus Flytrap
Tanaman ini merupakan tanaman kernovora yang asli ari Timur Amerika Serikat.

Tumbuhan karnivora ini sangat unik, karena memiliki bentuk layaknya perangkat dengan gigi yang tajam, yang dapat mengurung mangsanya di dalamnya.

Tanaman karnivora ini memiliki ukuran yang kecil dan memiliki rambut di dalam mulutnya yang memiliki sensor untuk langsung menutup seketika.

Tumbuhan bernama latin Dionaea muscipula ini memiliki mangsa serangga, artropoda dan berbagai macam hewan kecil lainnya.

2. Heliamphora Chimantensis
Heliamphora chimantensis adalah tanaman jenis Heliamphora yang asli dari Venezuela, terutama bagian tenggara Venezuela yang masih dalam area Amazon. Selain itu juga terdapat berbagai macam tanaman jenis Heliamphora lainnya yang juga endemik dari area ini.

Habitat tanaman ini ada pada area dingin dengan kelembapan tinggi, yang ada di dataran tinggi. Serta terdapat bulu-bulu yang terdapat di mulut rongganya yang dapat menangkap serangga ke dalamnya.

Tubuhan Pemakan Serangga dari Tiga Benua

1. California Pitcher Plant
Biasanya juga disebut Cobra Plant ini asli dari kalifornia. Nama cobra ini diambil dari daun yang melengkung layaknya ular cobra, dengan memiliki perpaduan warna hijau dengan bintik merah.

2. Cape Sundew
Cape sundew juga menjadi salah satu tanaman karnivora yang asli dari semenanjung di Afrika Selatan. Tanaman bernama latin Drosera capensis ini mempunyai ukuran sepanjang 3.5 cm, dengan lebar 0.5 cm, serta terdapat tentakel lengket yang dapat memerangkap serangga. Pada bagian tentakelnya memiliki sistem sekresi yang dapat mencerna mangsanya hingga kering.

3.  Cephalotus Follicularis
Tanaman ini berasal dari Australia bagian Barat Daya. Tanaman yang satu ini bisa tumbuh sampai 20cm dan cenderung untuk tinggal di tempat yang kering dan tidak lembab. Sedangkan tumbuhan Cephalotus ini memiliki kantong yang digunakan untuk menarik serangga dan memerangkapnya di dalam kantong tersebut.

Itu tadi beberapa tanaman karnivora pemakan serangga dan hewan kecil lainnya, dengan bentuk yang eksotis dan unik banget kan. Mana yang menurut kalian paling unik?

Sumber : idntimes.com

Categories
Tanaman dan Bunga

Tanaman Hias yang Beracun

Hias Tapi Beracun

Tanaman hias – Memiliki rumah yang asri adalah dambaan atau impian dari semua orang. Apalagi banyak tanaman dan pohon hias disetiap sudut semakin membuat rumah terlihat lebih sejuk.

Namun, dalam memilih tanaman hias tidak boleh sembarangan. Jangan hanya melihatnya dari tampilan fisik saja nama harus kita ketahui asal dan jenis tanaman tersebut agar tidak berdampak negatif pada kesehatan kita. Berikut nini akan kami sajikan beberapa jenis tanaman hias yang memiliki fisik indah namaun sanagt berbahaya untuk kesehatan:

Baca juga : Tips Cara Merawat Kaktus Rumahan

1. Tanaman Dolar
Tanaman Dolar adalah tanaman yang sering di tempatkan disudut rumah. Walaupun umumnya tanaman ini berada di sudut, namaun harus kita ketahui struktur tanaman ini karena hampir di setiap tubuhnya memiliki kandungan racun.

Sebuah penelitian terbaru mengatakan bahwa seluruh bagian dari tanaman dolar ini beracun karena mengandung senyawa oksalat, sehingga dapat menyebabkan kulit iritasi dan gatal-gatal.

2. Kuping Gajah
Kuping gajah sebagai tanaman hias termasuk ke dalam keluarga talas dan keladi LIVE22 APK DOWNLOAD yang menyimpan racun.

Walau bentuk dan warnanya sangat indah sebagai tanaman hias, namun daun kuping gajah dapat menyebabkan dinding saluran pernapasan membengkak bahkan menutup jalan masuk dan keluarnya udara.

Hindari juga anak-anak dari tanaman hias ini, si Kecil yang senang bereksplorasi bisa saja menggosok dau kuping gajah ke tangannya. Padahal ini akan menyebabkan kulitnya gatal dan seperti ada sensai terbakar.

Daun tanaman hias ini apabila sampai tertelan dapat memicu terjadinya pembengkakan pada lidah dan mulut. Dalam jangka panjang, efeknya dapat mengakibatkan kesulitan bernapas.

Cantik Tapi Beracun

3. Bunga Lily

Bunga Lily juga termasuk dalam jenis tanaman indah namun memiliki racun yang berbahaya. Kesannya yang indah dengan tampilan khas elegannya dapat membuat siapa saja mudah terkecoh.

Menurut sebuah penelitian dari US Food and Drug Administration mengatakan bahwa bunga lily tidak hanya indah, namun Hemerocallis bisa membahayakan hewan peliharaan.

Saat peliharaan Mama di rumah berusaha untuk menjilat atau memakan daun bunga lily walau sedikit dapat berdampak negatif karena menyebabkan sakit perut dan muntah-muntah.

Tanamamn yang Paling Banyak diburu Namun Juga Beracun

4. Lidah Mertua
Salah satu njenis tanaman hias yang cukup populer dan digemari banyak orang yaitu lidah mertua.

Jika diperhatikan bentuknya, lidah mertua memiliki bentuk seperti pedang. Walau terlihat indah perlu disadari bahwa tanaman hias ini beracun, meskipun kadar racunnya tidak terlalu tinggi.

Efek samping yang bisa ditimbulkan dari tanaman ini bisa memicu muntah-muntah dan diare.

5. Sri Rejeki
Sebagai tanaman hias sering disebut sebagai daun bahagia. Daun bahagia ini jug termasuk dalam tanaman yang paling banyak di buru orang untuk dijadikan tanaman hias dirumah.

Namun, mungkin banyak yang belum menyadari bahwa tanaman hias ini mengandung getah beracun pada bagian daun serta batangnya. Terdapat kalsium oksalat yang terkadung di dalam batang dan daunnya, sehingga menyebabkan gatal-gatal pada bagian bibir dan lidah. Bahkan sri rejeki bisa mengakibatkan kejang-kejang.

Ada baiknya jauhkan tanaman ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan untuk meminimalisir terjadinya segal risiko buruk.

Itulah beberapa penjelasan mengenai tanaman hias beracun yang perlu Mama sekeluarga waspadai. Usahakan untuk tetap berhati-hati saat sudah membeli dan merawatnya ya.

Sumber : popmama.com

Categories
Tanaman Hias

Tips Cara Merawat Kaktus Rumahan

Cara Merawat Kaktus Rumahan

Tips – Selain berfungi sebagai penghias perkarangan rumah, tubuhan kaktus juga bisa digunakan sebagai hiasan dalam rumah. Kaktus rumaha lazimnya berukuran mini dengan pot kecil yang berpariasi. Jenis dari tanaman ini juga cukup banyak dan beragam. Kehadiran dari kaktus ini juga memiliki fungsi lain selain sebagai penambah estetika ruangan namun juga membantu dalam menyehatkan penghuni rumah.

Agar Kaktus yang kamu rawat bisa bertahan lama, sebaiknya kamu lakukan dengan Tips merawat kaktus yang tepat. Permasalahan intinya adalah cara perwatan kaktus rumahan berbeda dengan kaktus luar ruangan. Dan kali ini kita akan membahas bagai mana cara merawat kaktus rumah dengan cara yang teapt:

Baca juga : Tips Merawat Lidah Buaya

1. Pastikan selalu kaktus mendapatkan sinar matahari yang cukup
Jika cara merawat kaktus luar ruangan adalah dengan paparan sinar matahari langsung sepanjang hari, lain halnya dengan kaktus dalam ruangan. Lakukan cara merawat kaktus dengan membawanya keluar untuk mendapatkan sinar matahari yang tidak langsung mengenainya. Apabila kamu taruh di bawah sinar matahari langsung, kaktusmu akan terbakar. Ia sudah terbiasa dengan habitat indoor yang membuat jaringannya menjadi tidak kuat.

2. Jangan terlalu sering untuk menyiram tanaman ini
Tumbuhan kaktus dikenal bisa menyimpan cadangan air didalam batangnya, bukan berarti kamu harus memberikan air terus menerus. Pemberian air yang berlebihan akan membuat kaktus tersebut cepat layu atau mati. Akar dari kaktus memiliki sistem yang cukup sederhana, berjumlah sedikit, dan pendek shingga tidak memungkinkan ia dapat menyerap kelembapan yang berlebih.

3. Letakkan Kaktus di rungan dengan suhu sejuk
Bukan suatu rahasia bahwa habitat asli kaktus adalah di lingkungan kering. Bila kaktus dirawat di ruangan tertutup yang lembap, kaktus tidak bisa berkembang dengan baik. Untuk mengatasinya, letakkan kaktus di tempat yang sejuk, teduh, dan tidak lembap. Sebagai contoh dari cara merawat kaktus ini, kamu bisa menaruhnya di teras, kabinet dekat jendela rumah, atau green house.

Cara Merawat Kaktus Rumahan dengan Media yang Tepat

4. Gunakan media Tanam yang tepat

Tidak hanya penyiraman dan penyinaran, cara merawat kaktus lainnya adalah dengan menggunakan media tanam yang tepat. Mulailah cara merawat kaktus ini dengan memasukkan beberapa kerikil sebagai dasar dalam pot kaktus guna sistem drainase yang baik. Di atasnya, masukkan media tanam dengan komposisi tanah, pasir kasar, pasir kasar, dan serbuk arang. Serbuk arang digunakan dalam cara merawat kaktus karena ia memiliki struktur media yang berongga dan terbuka sehingga bisa membantu kaktus mempertahankan kesehatannya.

5. Rutin untuk memberikan pupuk
Kaktus bukan jenis tanaman yang serakah akan pupuk. Karena sifatnya ini, kamu tidak perlu untuk mengeluarkan banyak biaya untuk mnegurus tanaman satu ini. Cara pemupukannya adalah satu tahun seklai. Cukup hemat untuk pemula yang ingin menambahkan tanaman satu ini masuk ke dalam ruangan kamu.

Terapkan cara merawat kaktus dengan pupuk secara hati-hati. Jangan sampai saat melakukan pemupukkan, kamu merusak fisik kaktus. Pilih pupuk yang sesuai, seperti pupuk kompos.

Lima Tips cara merawat kaktus tersebut perlu kamu lakukan secara rutin. Jika kamu sudah bisa menerapkan cara merawat kaktus tersebut dengan disiplin, dijamin kaktus akan lebih sehat dan segar. Sekedar informasi, kamu bisa membuat kebun vertikal dalam ruangan dengan menggunakan kaktus sebagai tanaman utama. Tambahkan juga sukulen atau tanaman sejenis agar lebih bervariasi. Selamat menerapkan cara merawat kaktus di atas.

Sumber : dekoruma.com

Categories
Perkebunan Tanaman Hias

Tips Merawat Lidah Buaya

Tips Merawat Lidah Buaya

Tips – Untuk urusan merawat tanaman lidah buaya sebenarnya cukup mudah karena tanaman ini mudah berkembang. Aloe Vera(lidah buaya) maruoakan salalh satu tanaman yang kaya akan manfaatnya yang sangat disayangkan jika tidak ditanam dirumah.

Ada pun manfaatnya bias mengatasi mag, menyembuhkan luka bakar, ketombe, herpes, menumbuhakn rambut dan lainnya.

Baca juga : Cara Merawat Tanaman Cabai

Salah satu bahan pembuah nata de coco ini berasal dari Benua Afrika dan mempunyai beberapa duri di sisi kanan-kirinya. Berikut ini kita akan bahan bagai mana cara merawat tanaman yang astu ini.

1. Siram dengan Air Secukupnya
Lidah buaya adalah tanaman yang memiliki daun berdaging DEPOSIT POKER PULSA 10000 dan berfungsi menyimpan air didalam dagingnya. Dengan itulah anda tidak usah terlalu banyak menyiram air seperti tanaman pada umumnya.

Selain itu, tanaman lidah buaya juga harus dipastikan memiliki lubang drainase pada pot/polybag agar lebih mudah membuang kelebihan air.

Tips Merawat Lidah Buaya yang baik dan benar

2. Pastika Untuk Mendapatkan Cahaya yang Optimal
Letakkan tanaman ini ditempat yang teduh namun tetap mendapatkan sinar matahari untuk kelangsungan fotosintesis serta tumbuh maksimal.

Tanaman lidah buaya merupakan jenis tanaman outdoor yang biasanya dibudidayakan di sekitar halaman rumah.

Jangan terlalu terpapar sinar matahari karena bisa menyebabkan daun berbintik cokelat gelap atau jingga hingga bersisik.

Namun, tanaman ini juga bisa hidup di dalam ruangan dengan syarat mendapat sinar yang cukup. Sinar lampu yang terang sebenarnya sudah cukup untuk membuat tanaman ini tetap sehat dan segar.

Namun, lebih baik jika tanaman lidah buaya dijemur pagi/sore, atau diletakkan dekat jendela sehingga mendapatkan cukup sinar matahari.

3. Berikan Pupuk yang Tepat
Cara merawat lidah buaya setelah ditanam yaitu jangan lupa untuk memberikan pupuk yang tepat secara teratur.

Anda bisa memberikan pupuk NPK atau jenis pupuk organik lainnya secukupnya saja, jangan terlalu berlebihan. Pemberian pupuk yang terlalu berlebihan dapat menyebabkan tanaman menjadi busuk atau rontok.

Pemberian pupuk jenis NPK lebih baik dilakukan dalam jangka waktu dua minggu sekali. Sedangkan takaran yang pas untuk yaitu kurang lebih 2 gram untuk setiap polybag atau pot.

Sumber : trikmerawat.com

Categories
Perkebunan

Cara Merawat Tanaman Cabai

Cara – Cara merawat tanaman cabai agar berbuah lebat. Cabai merupakan salah satu jenis sayuran yang paling digemari oleh petani pada waktu tertentu.

Oleh sebab itulah mudah sekali di temukannya cabai si setiap tempat. Seperti di pegunungan, ladang, area persawahan, dan juga pekebunan holtikultur khusus tanaman cabai ini.

Baca juga : Jenis Bungan Krisan yang cocok untuk Hiasa Rumah

Jenis cabe yang di tanam oleh petani indonesia pun beragama. Seperti cabai rawit, cabai keriting, cabai merah, cabai ungu, cabai hijau dan sebagainya.

Tiap jenis cabai yang di tanam pun tentunya memerlukan biaya yang berbeda-beda dan juga perawatan yang sedikit berbeda.

Untuk menanam tanaman cabai juga ternyata di butuhkan biaya produksi yang cukup besar. Oleh sebab itu sebelum menanam cabai alangkah baiknya untuk memahami secara teknis bagaimana cara menanam cabai dari segi teknis maupun teori.

Hasil panen cabai yang mendapat banyak keuntungan kadang sangat sulit di capai ketika pengetahuan tentang cara menanam cabai dengan benar belum di kuasi betul.

Tenang saja disini kami akan berbagi cara merawat tanaman cabai di usia 1 hingga 4 bulan. Anda cukup mengikuti step by step yang ada di artikel ini.

Sebelum masuk ke step cara meerawat tanaman cabai yang benar. Alngkah baiknya membahas tentang hal-hal yang berpengaruh dalam masa penanaman cabe. Berikut beberapa tahapan yang sangat penting anda ketahui dalam menanam cabe:

  • Penyiraman
  • Pendangiran
  • Pemupukan berkala
  • Penyuluhan dan pengendalian hama

Nah itulah tahapan pokok dalam budidaya tanaman cabe yang harus anda ketahui. Tahapan-tahapan tersebut lah faktor yang sangat mempengaruhi panen pada tanaman cabai. Dalam menanam cabe mebutuhkan waktu 3 hingga 4 bulan untuk dapat di panen.

Jika anda ingin menanam cabai tentulah dibutuhkan persiapan yang matang. Agar kedepannya tidak salah membudidaya daya dapat dengan jeli untuk menyikapai error pada tanaman.

Cara Merawat Cabai dengan Benar

1. Cara Merawat Tanaman Cabai Usia 0 Sampai 1 Bulan
Pada masa cabai berumur sebelum 1 bulan. Anda harus fokus pada pemberian pupuk kandang seperti kotoran sapi yang telah di keringkan pada tanaman cabai.

Selain itu pupuk kandang dari kotoran ayam pun ternyata baik bagi tanaman cabe. Karena mengandung unsur phospor dan nitrogen yang sangat baik perkembangan dan pertumbuhan organ tanaman.

Perkembangan Cabe di Usia <1 bulan :

  • Di saat tanaman cabai umur 0 hingga 7 hari biasanya telah memasuki semai bibit
  • Setelah itu ketika cabai berumur 7 hingga 20 hari merupakan masa perpindahan pembesaran bibit yang masih berada di dalam pot polybag.
  • Hingga akhirnya di usia 21 hingga 30 hari, pada masa itu waktu yang paling cocok di lakukan pemupukan dengan kotoran sapi ataupun ayam.
  • Perawatan lainya ang juga penting ketika cabai di usia kurang dari satu bulan adalah penyulaman.
  • Penyulaman adalah pembuangan rumput atau gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman cabe.

Mengingat di usia cabe yang kurang dari satu bulan sangat rentan sekali dengan kematian bibit yang di sebabkan oleh hal tersebut.

2. Perawatan Cabai Usia 1 Smapai 2 Bulan
Pembuatan pupuk phoska cair sebagai berikut :

  • Siapkan beberapa pupuk organik seperti pupuk SP 1 kg, pupuk KCL 1 Kg dan juga pupuk phonska 2 Kg
  • Selanjutnya siapkan beberapa ember dan air bersih
  • Lalu tuangkan 8 liter air kedalam ember dan campurkan ketiga pupuk yang sudah di siapkan tadi
  • Aduk hingga rata
  • Pupuk phonska cair siap di gunakan

Cara penggunaan Pupuk Phonska Cair :
Ambil 1 liter terlebih dahulu dari 8 liter yang telah di buat tadi. Dari pupuk 1 liter yang di ambil tadi campurkan dengan 20 liter air bersih. Jadi 8 liter yang kita buat tadi bisa menjadi 160 liter pupuk setelah di campuri air.

Pencampuran air bertujuan agar akar tanaman cabe tidak kering. Karena terkena pupuk tanpa campuran air bersih Setelah larutan di campur dengan air. Lalu masukan ke dalam alat semprot untuk menyiram tanaman cabe yang berumur 1 – 2 bulan

Pemberian pupuk phonska cair sudah terbukti dapat menjadikan tanaman cabe berbuah lebat. Dan juga tanaman cabe akan menjadi lebih subur di banding tanpa penggunaan pupuk phonska cair.

waktu yang paling cocok di lakukan penyemprotan pupuk phonska ke tanaman cabai adalah di usia 1 bulan hingga 1,5 bulan. Karena pada usia tersebut tanamn cabe akan mudah terangsang dan dapet mengashilkan buah yang lebih lebat.

Perwatan lainya yang juga tak kalah penting adalah di ushakan tanah jangan sampi kering. Kontrol tanah setiap saat apabila tanah sampai kering mangka perlu di lakukan penyiraman.

Pada masa ini juga cocok di lakukan perempalan. Perempalan adalah teknik mempercapat pembuahan pada tanaman cabai. Untuk penjelasan selanjutnya bisa anda baca disini : Cara Agar Tanaman Cabai Cepat Berbuah dengan Teknik Perempalan.

3. Perawatan cabai Usia 2 Sampai 3 Bulan
Apabila cabai sudh memasuki usia 2-3 bulan. pada fase tersebut cabai sudah mulai berbunga. Dan juga berbuah banyak dengan syarat perawatan yang benar dan bagus.

Namun anda harus tetap mengontrol tanaman cabai tersebut jangan sampai terkena hama penyakit, tubuh kerdil dan juga batang kurus.

4. Perawatan Cabai Usia 3 Sampai 4 Bulan
Ketika tanaman cabe mulai memasuki usia 3 – 4 bulan anda perlu melakukan kontrol secara periodik.

Untuk menjaga kelembapan tanah, anda juga perlu melakukan penyiraman untuk mengantisipasi kekeringan pada tanah.

Dengan terjaganya kelembapan tanah bertujuan untuk memudahkan pelarutan nutrisi pada tanah oleh akar tanaman dengan mudah.

Nah pada usia ini juga tanaman cabai sudah siap di panen. Untuk cara pemanenanya cuga ada cara tertentu yaitu dengan cara bertahap dari waktu e waktu. Pada umumnya tanaman cabe dapat dipanen 11 hingga 15 kali pemetikan.

itulah bagaiman cara merawat tanaman cabe agar berbuah lebat dan pastinya menguntungkan.

Sumber : ukmkreatif.com

Categories
Tanaman Hias

Jenis Bungan Krisan yang cocok untuk Hiasa Rumah

Jenis – Bunga Krisan merupakan asalah satu bungan yang dikenal dengan kecantikan bungannya yang mekar dengan cirikahs yang unik. Selain tunjuannya dijadikan tanaman hias bunga ini juga kadang dimanfaatkan kesehtannya.

Baca juga : Tanaman Indoor yang Tidak Bisa Mati

Hal ini karena banyak manfaatnya yang bisa dimanfaatkan dengan menanam atau mengonsumsi bungan krisan ini.

Bungan Krisan di Berbagai Negara

Bunga ini memiliki aroma dengan warnanya yang indah, sehingga tidak heran jika banyak yang menyukai bunga jenis ini. Bunga ini juga dikenal dengan sebutan DAFTAR POKER IDN sebagai bunga seruni, yang banyak memiliki manfaat tersembunyi di balik keindahannya. Biasanya bunga ini bisa bertahan hingga mencapai waktu 2 minggu setelah dipetik dan digunakan sebagai bunga hias pada vas.

Anda dapat menemukannya pada rangkaian bunga hias yang digunakan dalam pesta pernikahan. Jumlah spesies pada bunga ini ada 40 jenis, sementara pada varietasnya sendiri dapat mencapai hingga ribuan varietas bunga. Indonesia sendiri memiliki beberapa jenis dan varietas yang bisa Anda temukan di beberapa wilayah yang ada.

Krisan memiliki nama lain sebagai Chrysanthenum dan di luar negeri bungan dijuluki num. Bunga ini awalnya berasal dari negara China namun kini sudah menyebar hampir ke seluruh dunia dengan jumlah yang terus meingkat.

5 Jenis Bunga Krisan yang Cocok Sebagai Hiasan

Banyak jenis dari bunga ini membuat anda bingunng untuk memilih dan menentukan mana yang tepat untuk dijadikan sebagai hiasan dalam pekarangan rumah. Berikut ini telah dirangkum beberapa jenis krisan yang menarik dan bisa anda pilih sebagai tanaman hias.

1. Krisan Carinatum
Bunga ini memiliki warna yang berjumlah 2 hingga 3 warna, dengan bentuknya yang seperti lingkaran. Bunga ini lebih banyak dipilih untuk hiasan karena memiliki bentuk yang cantik dan juga aromanya yang khas, pada bagian tengah terdapat warna gelap. Bunga ini banyak digemari juga karena dapat mekar hanya dalam waktu dua minggu setelah proses penanaman benih.

2. Krisan Pompom
Jenis krisan yang satu ini disebut pompom karena memiliki kelopak bunga yang berlapis-lapis dan membentuk seperti bola. Umumnya krisan pompom memiliki warna yang identik dengan kuning, ungu, dan juga warna putih, dengan diameter mencapai 10 cm. Walaupun bentuknya yang menggumpal, dan berbentuk bulat, wangi pada bunga ini tidak kalah dengan krisan lainnya.

3. Krisan Segetum
Jenis bunga krisan yang satu ini memiliki kelopak bunga yang berwarna kuning dan bagian tengah bunga sedikit berwarna lebih gelap. Jika sudah mekar, bunga ini dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 50 cm dalam waktu kurang lebih selama 3 bulan setelah penebaran bibit. Umumnya bunga ini hanya bisa bertahan hingga dua bulan saja setelah mekar sempurna.

4. Krisan Inodorum
Bunga ini terlihat indah dengan pesona elegannya jika dibandingkan dengan krisan jenis lainnya, hal ini karena warnanya yang putih dilengkapi dengan warna kuning cerah pada bagian tengah. Saat mekar, bungan ini akan memberikan ketengan saat dipandang, dengan wangi bunga ini lebih kuat saat pagi hari. Jika sudah akan mekar bunga ini tingginya akan berkisar hingga 35cm.

Sumber : workamerica.co

Categories
Tanaman Hias

Tanaman Indoor yang Tidak Bisa Mati

Indoor – Mendekorasi rumah adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Selain mengisinya dengan perabot dengan tampilan unik dan menarik, kamu juga bis menghiasi rumah dengan tenaman indoor agar suasana rumah terasa lebih asri.

Namun, banyak orang ragu untuk melakukannya karena khawatir tanaman layu dan akhirnya mati.

Penyebab tanaman mati biasanya karena terserang oleh jamur dan bakteri.

Baca juga : Cara Menanam Anggrek Bulan

Namun, ternyata terdapat beberapa jenis tanaman hias dalam rumah yang katanya tidak bisa mati, lho!

Penasaran apa saja?

Lidah Buaya
Dikenal oleh bangsa Mesir sebagai tanaman abadi, lidah buaya adalah tanaman hias dalam rumah yang bisa dimanfaatkan sebagai obat juga.

Kamu bisa menggunakan cairan yang dihasilkan daging dari tanaman ini untuk merawat luka bakar atau luka sayat, gigitan serangga, kulit kering, dan masih banyak lagi.

Untuk merawatnya tanaman yang satu ini hanya perlu disimpan di dekat jendela dan disiram sesekali saja.

Palem Kuning(Areca Palm)
adalah salah satu tanaman indoor populer yang tingginya mencapai 8 kaki. Simpan tanaman ini di tempat yang disinari cahaya matahari tidak langsung dengan temperatur hangat dan siram sesekali.

Pakis Boston(Boston Fern)
Tanaman paku-pakuan yang memiliki tampilan eksotis ini cocok untuk ditanam di pot gantung.

Selain bisa mempercantik ruangan, tanaman ini juga bisa membersihkan polutan dalam udara, lho.

Karena tanaman ini membutuhkan banyak cahaya tidak langsung, kamu bisa menyimpannya di dapur atau kamar mandi.

Bromelia
Tanaman yang satu ini sangat cocok untuk kamu yang tidak memiliki pengalaman dalam hal mengurus tanaman.
Pasalnya, tanaman ini hanya membutuhkan sedikit perawatan dan tidak rentan dengan hama.

Sri Rezeki(Chinese Evergreen)
Aglaonema, sri rezeki, atau chinese evergreen adalah tanaman hias populer yang cocok untuk pemula.

Tempat terbaik untuk menempatkan tanaman rumah yang satu ini adalah di depan jendela yang mengarah ke utara.

Tanaman ini juga bisa hidup di area yang memiliki kelembapan rendah.

Inilah beberapa tanaman indoor yang sangat mudah dirawat bahkan oleh para pemula sekalipun.

Semoga artikel ini bisa membantumu memilih tanaman hias indoor yang tepat, Sahabat 99.

Sumber : 99.co

Categories
Perkebunan Tanaman Hias

Cara Menanam Anggrek Bulan

Cara – Bungan anggrek memiliki banyak sekali jenisnya karena terkenal akan keindahan, salah satunya jenis aggrek bulan. Tanaman hias ini banyak digemari oleh para pecinta bunga karena memiliki bentuk yang indah dan berbeda dengan jenis lainnya.

Baca juga : Jenis-jenis Bunga Mawar

Mengingat bahwa anggrek memang banyak dibudidayakan, karena cara perawatannya yang mudah dan juga ramah lingkungan. bunga ini juga memiliki warna yang dominan yaitu warna putih, dengan ciri khasnya yang unik.

Orchidaceae Sebagai Tanaman Hias
Anggrek jenis ini merupakan salah satu jenis tanaman anggrek yang DAFTAR IDNPLAY hidup dengan menempel pada tumbuhan lainnya. Anggrek ini memiliki warna yang cantik ketika sudah mekar, dengan warnanya yang identik dengan warna putih, namun ada juga warna lainnya yang tidak kalah cantik.

Bunga ini juga dikenal sebagai salah satu bunga nasional dengan nama latinnya yaitu Orchidaceae.

Walaupun mudah, namun Anda perlu untuk memperhatikan beberapa hal saat ingin membudidayakan bunga tersebut agar cepat berbunga. Anggrek akan sulit untuk berbunga jika Anda belum sepenuhnya paham mengenai teknik menanam yang tepat. Bunga ini banyak ditemukan di hutan, lereng hingga karang batu yang sedikit terjal.

Cara Menanam Anggrek Bulan
Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk menanam bunga anggrek jenis ini, biasanya bunga ini ditanam pada media seperti pot. Anda juga bisa menanamnya pada batang pohon, atau tanaman lainnya, tentunya dengan teknik yang tepat. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai cara penanaman bunga anggrek yang tepat, yaitu sebagai berikut.

1. menggunakan media pot
Jenis dari bunga anggrek ini sangat ideal dan bisa untuk ditanam pada media apa saja seperti pot, sehingga memudahkan untuk Anda yang ingin merawatnya di rumah. Langkah yang digunakan untuk menanam anggrek pada pot yaitu dengan memilih pot yang terbuat dari tanah liat. Selain itu sangat direkomendasi pot yang terdapat beberapa lubang-lubang kecil.
Nantinya lubang ini akan berperan sebagai pelancar sirkulasi udara pada pot tersebut serta berfungsi untuk membantu proses drainase dan juga proses areasi. Gunakan pot yang memiliki lubang dengan lebar diameter 2 cm, karena dapat membuat bunga tidak mudah layu pada saat mekar.

Selain itu pot tanah juga sangat baik digunakan karena mampu menyerap air berlebih ketika penyiraman tanaman. Sehingga akar pada tanaman bunga anggrek bulan tidak akan mudah untuk busuk dan menjadi lebih terawat. Hal ini karena kelembaban pada sekitar tanaman dari penggunaan pot ini membuatnya lebih terjaga dan terhindar dari kekeringan.

2. menempelkan bunga pada batang pohon
Cara ini merupakan salah satu metode yang alami untuk menanam bunga anggrek bulan di sekitar rumah atau untuk membudidayakannya. Anda bisa memilih pohon yang rindang dengan intensitas cahaya dari matahari yang lebih baik. Selain itu Anda juga perlu untuk memperhatikan kelembaban sekitar, sehingga bunga dapat tumbuh dengan subur.

Proses penanaman ini bisa dilakukan pada pohon yang mati atau hidup, namun jika Anda memilih pohon mati maka sebaiknya memilih yang tahan terhadap panas serta air, agar tidak mudah lapuk. Pada pohon yang hidup pula harus diperhatikan hal lainnya agar proses pertumbuhan berjalan dengan baik. Sehingga bunga akan lebih cepat mekar dan terlihat segar.

Sumber : workamerica.co