Categories
Gardening

Harimau Kurus Kering di Kebun Binatang Lamongan

Viral Harimau Kurus Kering di Kebun Binatang Lamongan, karena Corona?

Harimau Kurus Kering di Kebun Binatang Lamongan – Kepala Bidang Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa Timur, RM Wiwied Widodo, mengatakan tidak benar harimau yang videonya viral karena disebut-sebut punya badan kurus itu nasibnya mengenaskan.

Sebuah video Tiktok yang memperlihatkan kondisi harimau di Kebun Binatang Maharani Zoo dan Goa di Lamongan, Jawa Timur, mendadak viral di berbagai platform media sosial.

Penyebabnya, video tersebut memperlihatkan seekor harimau yang kurus kering, bahkan sampai terlihat lekukan di bagian perutnya.

“Perut harimau di kebun binatang ini kurus banget. Semoga pihak kebun binatangnya memberikan makanan yang seharusnya ia dapat, bukan hanya menjadi tontonan,” tulis akun Instagram, @energi solo, yang mencantumkan lokasi kebun binatang tersebut seperti dikutip theiotrevolution.com, Selasa.

Dokter hewan Leli berikan klarifikasi

Tidak lama setelah video tersebut viral, dalam akun Instagram @ndorobei muncul klarifikasi dokter hewan yang menangani satwa-satwa di Kebun Binatang Maharani Zoo dan Goa.

Dokter Leli mengungkapkan, terkait video viral tersebut ada dua hal yang harus dicermati. Pertama, dari segi pengambilan video. Leli menerangkan video tersebut diambil
dari ketinggian 5 sampai 6 meter.

“Diambil dari bawah jembatan itu sekitar 5 sampai 6 meter ketinggiannya, ya jadi kelihatan agak kecil,” ungkapnya.

 Harimau yang Dianggap Kurus Itu Memiliki Berat Badan yang Ideal

Menuai beragam respons warganet

Unggahan ini sontak mendapat beragam respons dari warganet di Instagram. “Di alam lepas diburu, di kebun binatang tidak diurus, itulah pesona Indonesia,” tulis seorang warganet di kolom komentar tersebut.

“Yok bakal ada klarifikasi, dengan alasan sepi tidak ada pengunjung karena covid. Dan akhirnya pemda turun tangan,” tulis warganet lain.

Harimau makan 6 kilogram daging sehari sekali

Kemungkinan kedua, kata Leli, video diambil saat harimau belum makan sehingga terlihat kurus.

“Kemungkinan harimau belum makan bapak, karena pada waktu pengambilan (video) kita gak tahu waktunya, satwa ini makan sehari cuma sekali, pukul 15.30 sore sekitar 5 sampai 6 kilogram daging, yang terdiri dari tiga macam yakni daging ayam, sapi, dan kambing, bapak lihat kan ada tulang-tulangnya,” jelas Leli ke petugas kepolisian yang datang.

Categories
Berkebun

Bosan Selama Physical Distancing, Berkebun Bisa Jadi Solusinya

Bosan Selama Physical Distancing, Berkebun Bisa Jadi Solusinya

Bosan Selama Physical Distancing, Berkebun Bisa Jadi Solusinya – Pemerintah terus mengimbau masyarakat menerapkan Physical Distancing dan mengisolasi diri selama 14 hari di rumah guna memutus rantai penyebaran virus corona atau COVID-19. Namun, saat mengisolasi diri di rumah, masyarakat dihadapkan satu masalah, yaitu bosan.

Sebenarnya, ada cara yang bisa dilakukan untuk mengusir kebosanan kala Physical Distancing di rumah, yakni aktivitas bermanfaat. Salah satu aktivitas untuk mengusir kebosanan selama menjalani isolasi diri atau Physical Distancing di rumah adalah berkebun.

Hal ini memberikan manfaat dan mengusir kebosanan, terutama pekerja kantoran yang tidak memiliki aktivitas rutin di rumah.

“Banyak hal yang bisa dilakukan, misalnya menanam pohon di perkarangan rumah, itu bisa membantu mengendalikan emosi selama di social distancing,” kata Ketua Aliansi Telemedia Indonesia Prof. dr. Purnawan, M.Ph., P.Hd dalam keterangannya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu 29 Maret 2020.

Selain menanam di pekarangan rumah, kegiatan mengasuh cucu bagi orang usia lanjut juga bisa jadi aktivitas yang menyenangkan menghalau kebosanan di rumah. “Perhatikan cucu juga bisa,” katanya.

Kendati demikian, hal yang perlu diperhatikan adalah kesadaran kita bahwa kakek atau nenek punya kerentanan untuk terjangkit, sedangkan cucu biasanya tahan tetap bisa menjadi ‘carrier’ bagi orang di sekitarnya, sehingga penting tetap menerapkan Physical Distancing.

Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 meminta masyarakat tetap tinggal di rumah dan melakukan kegiatan produktif dengan bekerja, belajar dan beribadah dari rumah.

Selama di rumah, masyarakat diminta tetap menjaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona memutus mata rantai penularan penyakit Covid-19 itu.

Banyak manfaat bisa kita ambil dari kesimpulan yang diurai di atas. mencari kesibukan bukan hanya bisa berkebun saja. tapi bisa melakukan kegiatan positif lainnya. seperti berolahraga di rumah.

Oke guys semoga informasi di atas bermanfaat ya. terima kasih semuanya..

Categories
Kesehatan

Obat Malaria Tak Ampuh Cegah Covid-19

Obat Malaria Tak Ampuh Cegah Covid-19

Obat Malaria Tak Ampuh Cegah Covid-19 – Hydroxychloroquine disebut tak efektif untuk mencegah infeksi virus corona (Covid-19). Penelitian teranyar menemukan, pemberian hydroxychloroquine pada orang yang baru saja terpapar virus SARS-CoV-2 tak efektif mencegah infeksi.

“Uji coba ini menemukan hydroxychloroquine Joker123 Casino Online tak ampuh mencegah Covid-19 setelah berkontak dekat dengan pasien positif,” tulis para peneliti dalam hasil studi yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine.

Menurutnya, uji coba Hydroxychloroquine sempat dilakukan oleh petugas medis kepada pasien muda. Wiku menuturkan perkembangan terkait uji klinis obat tersebut akan disampaikan lagi oleh WHO dalam waktu dua pekan ke depan.

WHO diketahui menghentikan sementara uji klinis Hydroxychloroquine atau Chloroquine untuk mengobati pasien Corona setelah ada penelitian dari jurnal medis The Lancet yang menunjukkan obat malaria itu dapat meningkatkan risiko kematian pasien Corona.

“Selama ini diberikan untuk kelompok usia muda yang telah melakukan pemeriksaan kesehatan. Saat ini tim medis menggunakan protokol pengujian yang sesuai dan memonitor dengan cermat,” katanya.

Pemerintah mengaku mematuhi instruksi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menghentikan sementara uji klinis Hydroxychloroquine atau obat malaria terhadap pasien Virus Corona.

“WHO sudah mengumumkan penghentian sementara uji coba hydroxychloroquine. Indonesia akan mengikuti instruksi WHO tersebut,” ujar Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam jumpa pers, Kamis.

Dia mengatakan Indonesia termasuk negara yang mengikuti program ‘Solidarity Trial’ di bawah WHO untuk melakukan uji klinis terhadap empat obat Corona, yakni Remdesivir, Aluvia, Plus-interferon, termasuk Hydroxychloroquine.

Pemerintah mengaku mematuhi instruksi Organisasi Kesehatan Dunia

Para peneliti kemudian melihat perkembangan virus pada peserta. Peneliti mencoba menghitung berapa pasien yang terkonfirmasi mengembangkan Covid-19 selama dua pekan ke depan setelah pemberian obat dengan tes laboratorium atau gejala-gejala klinis.

Hasil penelitian menemukan, sebanyak 49 dari 414 peserta yang mendapatkan hydroxychloroquine terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara dari kelompok plasebo, terdapat 58 dari 407 peserta yang terkonfirmasi positif.

Uji klinis yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of Minnesota ini dilakukan terhadap 821 peserta dari Amerika Serikat dan Kanada pada Maret 2020 lalu. “Sampai sekarang lebih dari 30 negara terlibat, termasuk Indonesia untuk menguji empat jenis obat itu,” ucap Wiku.

Angka di atas berarti sama dengan 11,83 persen dari kelompok hydroxychloroquine dan 14,25 persen dari kelompok plasebo yang terkonfirmasi positif. Dalam uji coba, semua peserta secara acak diberikan hydroxychloroquine atau plasebo dalam waktu empat hari.

Perbedaan tipis sebesar 2,4 persen dianggap tak mendukung kemampuan obat untuk mencegah infeksi. Tak ada reaksi atau efek samping serius yang dilaporkan.

Sebagaimana diketahui, hydroxychloroquine dipuji-puji oleh Presiden AS Donald Trump. Trump menggunakan hydroxychloroquine sebagai obat profilaksis atau pencegah infeksi SARS-CoV-2.

Sebelumnya, pada Rabu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa uji coba klinis hydroxychloroquine akan kembali dilanjutkan setelah sebelumnya ditunda sementara karena hasil publikasi The Lancet yang menyebutkan bahwa obat dapat meningkatkan risiko kematian di antara pasien Covid-19.

Para peserta dilaporkan telah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19 selama lebih dari 10 menit pada jarak dua meter atau kurang. Rata-rata kontak dilakukan tiga hari sebelum uji coba dilakukan. Mayoritas peserta dianggap berisiko tinggi tertular Covid-19.

Categories
Kesehatan

Berapa Lama Virus Corona Bertahan di Dalam Tubuh?

Berapa Lama Virus Corona Bertahan di Dalam Tubuh?

Berapa Lama Virus Corona Bertahan di Dalam Tubuh? – The COVID-19 wabah masih terkendala oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Tidak hanya di udara, virus ini dikenal untuk bertahan hidup selama berjam-jam pada berbagai permukaan sering kita sentuh.

Namun, berapa lama virus dapat bertahan hidup dalam tubuh orang yang terinfeksi?

Para peneliti kemudian menentukan jumlah waktu yang diperlukan ketika tetap berlangsung virus dalam tubuh orang yang terinfeksi. peneliti Cina mempelajari data dari 191 pasien dengan Corona, termasuk 54 pasien yang dirawat di rumah sakit meninggal di Jinyintan dan Rumah Sakit Paru Wuhan.

Akibatnya, mereka menyimpulkan bahwa virus RNA dapat bertahan hidup dalam tubuh manusia yang terinfeksi dalam waktu rata-rata 20 hari. Namun, virus ini juga dapat bertahan hingga 37 hari atau sekitar 5 minggu Download Joker123 Apk.

“Dalam studi ini, kami menemukan bahwa SARS-CoV RNA-2 terdeteksi dapat bertahan dalam waktu rata-rata 20 hari,” tulis studi yang dikutip Fox News, Jumat (2020/05/06).

Mereka juga memiliki perbandingan untuk mendeteksi sampel viral load pernapasan, sekitar sepertiga dari pasien selama 4 minggu setelah presentasi kanker. Perbandingan ini adalah dari sekitar sepertiga dari pasien selama wabah SARS di tahun 2000-an dan terinfeksi Mers.

Hasilnya, ditemukan durasi deteksi sampel Mers-CoV RNA menurunkan pernapasan bertahan dalam tubuh. Virus ini dapat bertahan selama setidaknya 3 minggu.

Di Indonesia, jumlah kasus propagasi virus corona COVID-19 terus meningkat. Dari Kamis (2020/04/06), tingkat infeksi COVID-19 meningkat 585 dan total 28.818 kasus.

Dalam akun Twitter resminya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tiga provinsi di Indonesia bahwa infeksi tingkat virus Corona tetap tinggi. yaitu provinsi, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Kalimantan selatan.

“Ada tiga provinsi di mana Covid-19 spread tetap tinggi, yaitu, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan,” tulisnya dalam sebuah posting di Twitter yang dilihat oleh AFP, Kamis (04/06 / 2020).

Categories
Inovasi dan Teknologi

Festival Kupatan Kendeng, Sebuah Pesan untuk Menjaga Alam

Festival Kupatan Kendeng, Sebuah Pesan untuk Menjaga Alam

Festival Kupatan Kendeng, Sebuah Pesan untuk Menjaga Alam – Hal ini lebaran lalu, namun masih perasaan yang sama di Kendeng, Jawa Tengah. Tepat satu minggu setelah Idul Fitri, orang tidak memiliki tradisi unik yang disebut Kupatan Kendeng Festival. Seperti apa?

Kendeng Kupatan Festival merupakan tradisi tahunan yang berlangsung setiap 5 Syawal yang terletak di Desa Tegaldowo, Gunem, Kabupaten Rembang. Tujuannya adalah untuk mengingatkan pelaksanaan masyarakat akan pentingnya melestarikan alam.

Tahun ini, festival ini masih berlangsung, tetapi dapat dinikmati oleh masyarakat umum. Seorang warga Kendeng, Sukinah, berbagi cerita tentang Kendeng Festival 2020 Kupatan melalui Link Joker123 Meeting Jali tampilannya Koko.

“Pada hari Kamis keluar. Dulu teman di luar bisa mencapai kota Tegaldowo tapi untuk saat ini tidak COVID-19 pandemi, sehingga teman-teman tidak datang. Kupatan Kendeng tetap keluar meskipun kita menggunakan jarak sosial, pembatasan, tidak banyak peserta, sekitar 50 lebih, “kata Sukinah.

Sukinah juga menjelaskan dalam prosesi festival untuk reguler dan lengkap. Bedanya, jumlah peserta kurang dan perayaan tidak lagi terkonsentrasi di Tegaldowo, tetapi di beberapa daerah untuk menghindari kerumunan.

Di sisi lain, Pendiri Koko Jali, Max Andrew Ohandi dia mengalami Kendeng Festival Kupatan di 2019. Dia menceritakan saat ini ada tiga seri festival ini prosesi di Banyu Temon Beras, Dono Weweh kupat lepet LAN, dan laporan ini adalah.

Banyu Temon Beras adalah prosesi membawa air untuk beras dalam bentuk berlian atau kupat. Prosesi ini untuk mengingat bahwa tanpa air, mereka tidak akan bisa hidup. Air juga terkait erat dengan orang Kendeng tergantung pada pertanian.

“Di pagi hari para petani Kendeng mencari sumber air dari gunung karst (kapur). Air ini melambangkan kehidupan. Oleh karena itu, hidup harmonis dengan alam, itu tidak akan menjadi miskin,” kata Andrew.

Setelah itu, prosesi Dono Weweh kupat lepet LAN, berlian berlian yang sebelumnya dibuat untuk Maret dan dipimpin oleh orang-orang. Kemudian berlian didistribusikan ke desa.

“Kami tidak hanya memberikan berlian, tetapi juga menceritakan bagaimana para penonton harus menjaga alam. Siapa yang benar-benar merusak musuh Monte Kendeng,” kata Andrew.

Sebuah Menginformasikan masyarakat, petani berbaris berlian Kendeng berdasarkan tulisan-tulisan ilmiah. Andrew disebut begitu pintar petani ini dalam mendidik masyarakat, terutama anak-anak dan penerus mereka.

Categories
Tanaman Tanaman Herbal

Apa Saja Tanaman Herbal yang Disebut Dapat Mencegah COVID-19?

Tanaman Herbal yang Disebut Dapat Mencegah COVID-19

Tanaman Herbal – Indonesia memiliki banyak tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat. Empon-empon yang dikenal bisa mencegah virus corona ini terbuat dari beberapa tanaman herbal. Mulai dari Jahe, kunyit hingga sereh.

Istilah empon-empon viral setelah disebutkan oleh guru besar biologi molekuler dari Universitas Airlangga, Chaerul Anwar Nidom mengatakan empon-empon dapat menangkal virus corona.

Tanaman Empon-empon tidak hanya dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, tetapi kini meluas hinga ke makanan, minuman serta kosmetik

Berikut beberapa tanaman herbal dan manfaatnya yang bisa mencegah corona :

1. Jahe

tanaman herbal Jahe - Apa Saja Tanaman Herbal yang Disebut Dapat Mencegah COVID-19?

Jahe jadi salah satu rimpang yang memiliki banyak manfaat. Ada dua jenis jahe di Indonesia, jahe putih dan jahe merah. Tanaman jahe merah memiliki manfaat untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Herbal Jahe merah yang sudah diekstrak disebut bisa mencegah dan membunuh bakteri serta virus yang ada di dalam tubuh.

Jahe juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jahe merah juga mengandung antioksidan tinggi yang berfungsi untuk pencegahan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh.

2. Kunyit

tanaman herbal kunyit - Apa Saja Tanaman Herbal yang Disebut Dapat Mencegah COVID-19?

Herbal yang dapat mencegah covid-19 salah satunya adalah kunyit. Berdasarkan warta penelitian dan pengembangan tanaman industri volume 19 No.2 yang dikeluarkan oleh Dinas Pertanian Republik Indonesia (Sekarang Kementerian Pertanian), kunyit dapat bermanfaat sebagai obat tradisional.

Baca juga : Manfaat Baik Ginseng untuk Kecantikan!

Kunyit mengandung kurkuminoid dan minyak atsiri yang memiliki peran sebagai antioksidan, antitumor dan antikanker. Kunyit juga mengandung anti peradangan dan antioksidan di dalamnya dapat memaksimalkan daya tahan tubuh dari berbagai penyakit, termasuk virus corona.

3. Sereh

tanaman herbal sereh - Apa Saja Tanaman Herbal yang Disebut Dapat Mencegah COVID-19?

Sereh memiliki manfaat salah satunya adalah untuk menurunkan demam. Selain itu, sereh juga bisa mencegah terjadinya flu dan hidung tersumbat. Serai juga diandalkan sebagai antijamur, antibakteri, antiinflamasi, antidepresan hingga antioksidan. Selain itu, serai juga bisa mengatasi depresi, mengontrol tekanan dan dan mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh.

4. Kencur

tanaman herbal kencur - Apa Saja Tanaman Herbal yang Disebut Dapat Mencegah COVID-19?

Tanaman herbal untuk imun salah satunya adalah kencur. Meskipun salah satu manfaatnya untuk mengobati batuk, kencur juga memiliki zat yang sama dengan jahe dan kunyit. Kencur bisa mengatasi batuk berdahak, membuat pernapasan lebih lega dan membantu proses penyembuhan batuk secara optimal.

5. Tanaman Herbal Temulawak

tanaman herbal temulawak - Apa Saja Tanaman Herbal yang Disebut Dapat Mencegah COVID-19?

Tanaman yang sering dikaitkan dengan pencegahan virus corona adalah temulawak. Temulawak mengandung antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari paparan radikal bebas yang dipercaya sebagai sumber dari berbagai penyakit.

Para ilmuwan juga percaya bahwa peradangan merupakan akar dari masalah beberapa penyakit seperti kanker hingga jantung.

Kelima tanaman herbal ini disarankan untuk dikonsumsi setiap hari guna meningkatkan daya tahan tubuh. Jadi sambil social distancing, kamu juga bisa meracik jamu sederhana dari tanaman herbal tersebut.

Sumber : Detik.com