Categories
Home

Inspirasi Desain Rumah Minimalis di Bandung

Inspirasi Desain Rumah Minimalis di Bandung

Inspirasi Desain Rumah Minimalis di Bandung, – Sulit rasanya untuk tidak jatuh hati dengan hunian minimalis seluas 225 meter persegi ini. Rumah yang dirancang tersebut seketika dapat langsung menarik perhatian berkat fasadnya.

Penghuni rumah berlokasi di Bandung, Jawa Barat ini mengharapkan sebuah hunian yang mampu memenuhi kebutuhan utama mereka, yakni kebutuhan akan keamanan dan privasi.

Memperhatikan dua kebutuhan itu, biro arsitek Kamitata pun merancang dan mendirikan sebuah rumah dengan desain yang super simpel nan elegan.

Seperti apa desainnya? Yuk, simak inspirasi selengkapnya seperti dirangkum oleh Arsitag seperti di bawah ini.

Rumah Minimalis dengan Fasad Unik

Fasad rumah ibarat wajah yang menjadi gambaran jati diri penghuninya, sekaligus menjadi ciri khas agar mudah dikenali. Tampak jelas, Kamitata menjadikan desain fasad yang unik sebagai elemen prioritas rumah minimalis dua lantai ini.

005927600 1594109510 rumah milenial minimalis arsitag foto 1 - Inspirasi Desain Rumah Minimalis di BandungDari kejauhan, hunian ini langsung mencuri perhatian. Rumah tampak unik dengan fasad berbentuk persegi dengan atap asimetris.

Menyadari kebutuhan utama penghuninya akan keamanan dan privasi, merancang model fasad tertutup yang minim bukaan. Jendela-jendela tidak dibuat menghadap ke arah depan seluruhnya, melainkan beberapa jendela dibangun menghadap ke arah samping.

Jendela-jendela ini tersembunyi atau tak langsung terlihat. Sementara itu, ukuran jendela yang kecil memanjang tak hanya mendukung gaya desain minimalis yang diusung, tetapi juga menjaga keamanan dan privasi para penghuninya.

Elemen Void dan Dry Garden

Elemen void atau ruang kosong yang menghubungkan lantai satu dan dua ditambahkan pada salah satu sudut dalam rumah. Bagian terbuka di atas void juga membantu udara panas di dalam rumah naik ke atas. Cahaya alami pun melimpah melalui bukaan dari bagian atas void.

006072900 1594109511 rumah milenial minimalis arsitag foto 6 - Inspirasi Desain Rumah Minimalis di BandungDi hunian yang merepresentasikan selera milenial ini, elemen void dipadukan dengan dry garden. Elemen dry garden yang dibangun di bagian dasar void terdiri atas hamparan koral hitam dan tanaman hijau yang merambat di dinding.

Area ini menjadi sarana outdoor privat dari keramaian jalan ataupun lalu lalang tetangga. Penghuni rumah tetap bisa menikmati udara segar di dalam rumah.

Kualitas Visual di Area Tangga

Salah satu hal yang dapat mempengaruhi kenyamanan di dalam rumah adalah kualitas visual, misalnya pada area anak tangga yang biasanya kurang diperhatikan sehingga gelap dan suram. Kondisi seperti ini tak jarang membuat pengguna merasa terancam dan tertekan.

063137200 1594109510 rumah milenial minimalis arsitag foto 4 - Inspirasi Desain Rumah Minimalis di BandungHal itulah yang dihindari pada desain rumah minimalis ini. Visual dengan menempatkan area tangga berdekatan dengan jendela. Cahaya alami yang masuk melalui jendela kemudian berpadu sempurna dengan material kayu pada anak tangga.

Material kayu dengan motif dan warna natural tampak begitu eksotis saat tersorot cahaya alami. Sama sekali tidak tampak kesan gelap dan suram, melainkan tampilan simpel nan elegan.

Cahaya Alami di Setiap Sudut Rumah

Desain yang super simpel namun elegan di setiap bagian rumah tak lantas menghilangkan unsur-unsur penting kehidupan seperti cahaya alami dan udara segar. Setiap ruangan dan sudut rumah diperhatikan dengan cermat agar mendapatkan unsur-unsur penting tersebut.

021493500 1594109511 rumah milenial minimalis arsitag foto 7 - Inspirasi Desain Rumah Minimalis di BandungMisalnya, pintu-pintu kamar tidur yang berada di lantai dua dibangun menghadap ke arah void sehingga saat pintu dibuka, udara segar dan cahaya alami bisa masuk ke dalam kamar. Demikian pula dengan area ruang makan.

Bukaan atas di salah satu sisi ruang makan menjadi jalan masuk bagi cahaya alami yang menerangi ruangan. Material kayu dengan motif dan warna natural kembali hadir melalui furnitur ruang makan serta kisi-kisi pada bukaan atas.

Lagi-lagi, perpaduan unsur alami berupa material kayu dan bayangan cahaya alami menampilkan interior cantik yang simpel nan elegan.

Categories
Home

Rumah Kontemporer Idaman Millennial

Desain Rumah Kontemporer Idaman Millennial

Rumah Kontemporer Idaman Millennial – Para millenial, tentunya kamu menginginkan desain hunian yang kekinian, modern dan tak ketinggalan zaman.

Fasad atau yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan facade merupakan bagian penting dari satu rumah. Ia adalah bagian tampak depan rumah yang terlihat dari luar. Ia adalah kesan pertama yang dilihat orang sebelum masuk ke dalam rumah.

Kalau di tahun 90an sampai 2000an banyak rumah bergaya Mediterania, kini makin banyak fasad yang didesain bergaya minimalis industrial. Kontemporer banget dan cocok buat lahan sempit, berikut beberapa inspirasinya untukmu.

Desain cubicle yang sederhana

Fasad masa kini juga banyak berupa paduan balok-balok yang ditata sedemikian rupa. Rumah tampak geometris dan sederhana. Atapnya pun dibuat flat. Ada yang memanfaatkannya sebagai kebun atau tempat jemuran biasa.

Tralis untuk berikan privasi 

Untuk berikan kesan estetik dan kontemporer biasanya tralis pun dibuat seperti pipa atau potongan kayu yang ditata rapi. Ia pun bukan hanya hiasan biasa, selain pengaman biasanya ia bisa dipakai untuk angin-angin atau jalur sirkulasi udara sekaligus memberikan privasi pada penghuninya.

Klasik, tapi tetap minimalis 

Buat yang suka gaya klasik, tetapi tak mau banyak ornamen dan bentuk yang mendistraksi. Coba gaya fasad rumah yang ini. Perpaduan daun jendelanya yang lawas dengan ornamen pada pagar balkonnya benar-benar nostalgic. Jadi penasaran sama bagian dalamnya.

Gak harus mahal, yang penting rapi dan efisien

Rumah di Vietnam ini bisa saja dibangun di perkampungan padat. Dengan lahan yang terbatas, tetapi desain fasadnya yang efisien bisa bikin rumah ini mencolok. Pintu-pintunya pun gak harus seragam, bisa dibikin dari limbah kayu bekas. Bagian tangga luar menuju lantai duanya juara tuh, sederhana dan elegan.

Fasad rumah ala garasi 

Kalau dilihat bisa saja lho rumah ini dulunya hanya sebuah garasi, terlihat dari bentuknya yang balok biasa dan pintu lebarnya. Dengan modifikasi, misal menambah lantai dan memberikan jendela di sana-sini.

Fungsional dan praktikal, gak cuma cantik

Desain yang fungsional jadi kunci fasad-fasad kontemporer, seperti ide yang satu ini. Si balkon dapat dimanfaatkan sebagai peneduh bagian teras rumah. Begitu pula bagian jendela besarnya yang dapat dipakai untuk tempat duduk, cocok buat nyantai di sore hari.

Rumah basic yang biasa kita gambarkan saat kecil 

Gak harus cubicle, banyak juga fasad yang dibuat sesederhana ini. Persis dengan bentuk rumah yang biasa kita gambar saat kecil dulu.

Penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan

Desain yang fungsional tentu diikuti dengan penggunaan bahan-bahan yang sustainable alias tahan lama serta ramah lingkungan. Contohnya rumah ini. Eksteriornya berhiaskan limbah kayu yang ditata sedemikian rupa, wujudkan dinding bercorak rumah lebah yang unik.

Vegetasi hijau di sekitar rumah 

Rumah boleh bergaya minimalis luar dalam, tapi jangan lupa untuk berikan sentuhan hijau. Kesan industrial yang kaku pun berbaur indah dengan vegetasi hijau di luar rumah. Ini sih idaman millennial banget, ya.

Rumah vertikal pribadi ala Jepang

Fasad rumah ini memberikan kesan rumah tingkat tiga. Padahal kalau ditilik lebih jauh, lantai paling atas bisa saja hanya lahan kosong untuk jemuran atau patio. Ia cocok untuk lahan sempit. Gaya bangunan vertikal pribadi ini banyak diaplikasikan para pasangan muda dan keluarga kecil di Jepang.

Itu tadi inspirasi desain fasad kekinian yang bisa kamu tiru. Menarik pastinya buat millennial yang sedang hunting inspirasi rumah baru.

Categories
Sayuran Tanaman

Bikin Kebun Sayur di Rumah

Bikin Kebun Sayur di Rumah

Bikin Kebun Sayur di Rumah – Menanam di halaman belakang rumah dapat menjadi hobi yang menyenangkan. Selain itu, kamu tidak perlu membeli beberapa bahan pangan jika memiliki kebun sayur di pekarangan rumah.

Ada beberapa tanaman sayur yang bisa kamu tanam sendiri di pekarangan rumah.

Beberapa tanaman itu di antaranya adalah paprika, daun bawang, kangkung, kacang polong, cabai, dan lobak.

Kegiatan berkebun juga bisa menjadi hobi baru kamu untuk mengusir kebosanan di tengah pandemi Covid-19.

Kamu juga bisa mendapat panduan cara berkebun di berbagai situs di internet.

Alternatif lainnya, kamu bisa melihat tutorial menanam melalui video di Youtube.

Memiliki kebun sendiri di rumah akan memberikan banyak keuntungan. Salah satunya adalah menekan pengeluaran untuk membeli beragam sayur dan keperluan dapur lainnya yang bisa ditanam di kebun rumah.

Lahan sempit? Gunakan sistem tanam hidroponik dengan pipa air.

Jika kamu memiliki ruang yang terbatas, tanaman hidroponik dapat menjadi alternatifnya.

Kamu cukup menyediakan pipa atau botol bekas sebagai media tanam.

Beberapa pipa yang berukuran cukup panjang tersebut dapat kamu susun secara vertikal, sehingga tidak memakan banyak ruang di halaman.

Kebun Sayur dengan Pembatas

Agar kebun sayur di pekarangan rumah tidak terkesan berantakan, kamu bisa membuat beberapa blok.

Setiap blok bisa diisi tanaman yang berbeda.

Gunakanlah batu sebagai pembatas antara satu blok dengan blok lainnya.

Buatlah jarak antarblok agar pekarangan terlihat rapi.

Kebun Sayur di Pekarangan Rumah dengan Metode Terasering

Metode terasering biasanya diterapkan di ladang sawah di lereng gunung.

Fungsi terasering adalah mencegah terjadi longsor.

Namun, metode ini juga cukup unik jika diterapkan di pekarangan rumah.

Penampakan pekarangan rumah dapat menjadi cantik dengan pemandangan terasering kebun sayur.

Caranya, buatlah tanah secara bertingkat.

Kemudian, kamu juga harus membuat batas di setiap tingkat.

Untuk mempercantik tampilan pekarangan, kelompokkan tanaman berdasarkan jenisnya.

Kebun Sayur Kecil dalam Kotak Kecil

Jika lahan terbatas, kamu bisa membuat beberapa blok kebun kecil di pekarangan rumah.

Gunakanlah beberapa papan kayu sebagai pembatas dan media tanam.

Kamu juga bisa menghias pekarangan dengan menaruh banyak batu kerikil mengelilingi blok tanaman tersebut.

Tanaman dalam Beberapa Kotak Besar

Kamu juga bisa membuat kebun dengan cara membuat beberapa kotak besar dari kayu di pekarangan rumah.

Beberapa kotak besar itu ditanami beberapa jenis tanaman.

Tanamlah sayuran yang berbeda di setiap kotak besar tersebut.

Jangan lupa beri jarak antarkotak tersebut agar terlihat rapi.

Kamu harus memiliki lahan yang cukup luas untuk menerapkan desain kebun sayur ini.

Kombinasi Pot Gantung dan Membuat Blok di Pekarangan

Kamu juga bisa mengombinasikan metode pot gantung dan pembuatan blok di pekarangan rumah.

Buatlah satu blok dengan papan kayu sebagai pembatas kebun sayur tersebut.

Kemudian, kamu bisa menggantung beberapa pot di pagar atau dinding luar rumah.

Jika menata secara rapi, kamu bisa membuat kebun sayur di pekarangan rumah terlihat cantik.