Categories
Uncategorized

Tiga Tips Mudah Pengobatan Rumahan yang Ampuh Mengatasi Luka Lepuh

Tiga Tips Mudah Pengobatan Rumahan yang Ampuh Mengatasi Luka Lepuh

Di lansir dari taupier.net, luka lepuh atau blister adalah kantong cairan yang terbentuk di antara lapisan atas kulit. Penyebab paling umumnya adalah gesekan, radang dingin (frostbite), paparan suhu panas, infeksi, dan luka bakar kimiawi. Meski demikian, lepuh juga bisa menjadi gejala beberapa penyakit.

Pada dasarnya luka lepuh punya fungsi proteksi yang melindungi lapisan kulit di mana ia terbentuk, membantu mencegah kerusakan lebih jauh pada jaringan kulit yang lebih dalam. Isi luka lepuh bisa berupa serum, plasma, darah, atau nanah tergantung bagaimana dan di mana luka terbentuk.

Kamu mungkin pernah mengalami luka lepuh bila sering atau terlalu lama menggunakan sepatu yang ukurannya tidak pas.

Kemunculan luka lepuh tentu bisa bikin kesal, menyebabkan nyeri, atau ketidaknyamanan. Nah, supaya luka lepuh cepat sembuh, ada beberapa tips pengobatan rumahan yang bisa kamu coba. Di kutip dari Agen Club38, berikut ini beberapa tipsnya.

1. Tutup luka lepuh dengan plester

Di lansir The Healthy, penggunaan plester dapat mengurangi gesekan dan melindungi luka lepuh dari kontak iritan. Untuk luka lepuh, ada cara pakai plester yang di sarankan.

Pastikan plester tidak di regangkan dan di tempelkan dengan ketat. Tempelkan plester secara longgar dengan menempelkan kedua ujung plester lebih dekat, sehingga bagian tengah plester terangkat. Tujuannya adalah supaya luka lepuh yang umumnya menggelembung bisa “bernapas”, sehingga mendukung pemulihan sekaligus melindunginya dari gesekan dan kotoran yang dapat menyebabkan infeksi.

2. Gunakan teh hijau

Teh hijau memiliki antioksidan dan sifat antiinflamasi yang mungkin dapat mendukung penyembuhan luka. Menurut sebuah laporan dalam jurnal Phytotherapy Research tahun 2018, ekstrak teh hijau yang di campurkan dengan salep di temukan dapat mengurangi nyeri luka dan meningkatkan penyembuhan yang lebih baik dan lebih cepat.

Di lansir Doctor NDTV, kamu bisa memanfaatkan teh hijau dengan cara mencelupkan satu kantong teh hijau ke dalam air panas dan tambahkan soda kue (memiliki komponen antiseptik yang mencegah infeksi). Diamkan kantong teh hingga hangat, lalu tempelkan ke luka lepuh selama beberapa saat. Kamu bisa melakukan cara ini dua sampai tiga kali dalam sehari.

3. Bisa juga dengan cuka apel

Cuka apel sudah lama di gunakan sebagai metode pengobatan tradisional. Ternyata, khasiatnya juga bisa di manfaatkan untuk menyembuhkan luka lepuh.

Kamu perlu berhati-hati karena mengoleskan cuka apel mungkin memunculkan rasa sakit yang menyengat. Meski demikian, penggunaannya patut di coba karena cuka apel memiliki kekuatan antibakteri. Perlu di ingat, cuka apel adalah astringent, yang artinya dapat “mengencangkan” jaringan lunak. Tak apa-apa menggunakannya untuk waktu yang singkat, tetapi pastikan area luka tidak terinfeksi.

Bila perawatan dengan cuka apel terlalu menyakitkan buatmu, kamu juga bisa membersihkan luka dengan hidrogen peroksida, di lanjutkan dengan mengoleskan salep antibakteri.

Categories
Kesehatan

3 Pengobatan Alternatif Rumahan untuk Infeksi Ragi Vagina

3 Pengobatan Alternatif Rumahan untuk Infeksi Ragi Vagina

Di lansir dari taupier.net, infeksi ragi vagina (vaginal yeast infestion) atau juga di kenal sebagai kandidiasis adalah kondisi yang umum terjadi pada perempuan. Pasalnya, vagina yang sehat memang secara alami memiliki bakteri dan sel jamur atau ragi. Namun, bila keseimbangan bakteri dan ragi berubah, maka bisa muncul gatal, bengkak, dan iritasi yang hebat.

Penyebab dari infeksi ragi vagina adalah pertumbuhan Candida albicans, jamur yang secara alami memang hidup di vagina.

Di dari Agen Club38, di perkirakan perempuan mengalami infeksi ragi vagina memengaruhi hingga 3 dari 4 perempuan pada beberapa waktu dalam masa hidupnya. Selain itu, banyak pula perempuan yang mengalami infeksi ini setidaknya dua episode dalam hidupnya.

Mengobati infeksi ragi vagina bisa meredakan gejala dalam beberapa hari. Dalam kasus yang parah, bisa butuh waktu hingga 2 minggu. Tiap infeksi bisa berbeda-beda pada perempuan, sehingga dokter akan menyarankan pengobatan sesuai kondisi pasien. Pengobatan biasanya di berikan berdasarkan tingkat keparahan gejala.

Nah, selain pengobatan dari dokter, ada pula yang bisa di lakukan untuk membantu penanganan infeksi ragi vagina di rumah. Apa saja?

1. Greek yogurt

Probiotik dalam yoghurt bisa menjadi senjata ampuh dalam melawan C. albicans. Yogurt di anggap sebagai probiotik karena mengandung bakteri hidup, seperti Lactobacillus acidophilus. Bakteri ini penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat di vagina. Mereka pun dapat membantu mengatasi pertumbuhan jamur berlebih akibat ketidakseimbangan.

Di konfirmasi oleh sebuah studi dalam Egyptian Nursing Journal tahun 2017, di sebutkan bahwa makan yoghurt membantu meningkatkan mikrobioma usus dan mengurangi ragi di dalam tubuh.

Greek yogurt tawar adalah jenis yang di rekomendasikan untuk membantu pengobatan infeksi ragi vagina. Pastikan juga produk yang kamu beli tidak di beri tambahan gula, yang mana ini malah bisa memicu perkembangan jamur Candida.

2. Minyak esensial oregano

Sudah banyak tersedia di pasaran, kamu bisa mencari minyak esensial oregano yang terbuat dari wild oregano atau Origanum vulgare. Kandungan thymol dan carvacrol di dalamnya di anggap memiliki khasiat antijamur yang sangat kuat.

Merujuk pada studi dalam Journal of Applied Microbiology tahun 2017, minyak esensial oregano di temukan efektif dalam mengubah pertumbuhan C. albicans.

Karena merupakan pengencer darah alami, jangan menggunakannya dengan cara di oles atau di uapkan dengan diffuser bila kamu sedang mengonsumsi obat pengencer darah untuk kondisi medis tertentu. Selain itu, jangan menggunakan minyak esensial ini bila kamu punya masalah pembekuan darah, seperti karena kekurangan vitamin, di lansir Healthline.

Perlu di ingat, minyak esensial tidak boleh di gunakan dengan cara di oleskan. Yang di anjurkan memang di hirup dalam bentuk aromaterapi. Sementara beberapa studi masih di lakukan untuk memeriksa cara lain penggunaan minyak esensial oregano, tetapi untuk sekarang rekomendasinya adalah di campurkan dengan minyak carrier, seperti minyak zaitun atau minyak almon manis.

Campurkan 3-5 tetes minyak esensial per ons minyak carrier. Lalu, aplikasikan ke kulit sambil memijat lembut. Bisa juga di hirup lewat diffuser. Jangan mengaplikasikan minyak esensial ini ke area dekat vagina.

3. Berendam dalam air yang di campurkan cuka apel

Cuka memiliki manfaat pengobatan, dengan beberapa jenis terbukti khasiatnya oleh penelitian di banding yang lainnya. Kamu bisa mencampurkan cuka apel atau apple cider vinegar ke dalam air hangat di bak mandi, lalu berendamlah selama 20 menit.

Menurut studi dalam jurnal Natural Product Research tahun 2017, kandungan asam dalam cuka dapat menghilangkan mikroorganisme, termasuk ragi.

Selain di pakai untuk di campurkan ke air untuk mandi, kamu juga bisa mempertimbangkan cuka apel untuk di campurkan ke dalam pola makan harian.